Menu

Mode Gelap

Kepri

Tingkatkan Kompetensi SAR, Basarnas Tanjungpinang Latihan Operasi Khusus

badge-check


					Basarnas Tanjungpinang saat latihan khusus, Kamis, (14/11/2024)-Hendrik Perbesar

Basarnas Tanjungpinang saat latihan khusus, Kamis, (14/11/2024)-Hendrik

TANJUNGPINANG.Kepri.info  –  Dalam rangka meningkatkan kompetensi seluruh personel SAR dalam menghadapi situasi dan kondisi darurat saat bencana alam terjadi, Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang melaksanakan latihan gelar operasi khusus yang bertempat di lapangan Kantor SAR Tanjungpinang, Kamis, (14/11/2024).

Sebagaimana diketahui, gelar operasi ini juga berkaitan dengan isu Megatrust yang di umumkan oleh BMKG sebagai bentuk antisipasi terhadap bencana gempa bumi yang berkemungkinan akan terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

Jika nantinya bencana alam secara mendadak terjadi, personel SAR siap diperbantukan dalam operasi penyelamatan darurat yang terjadi di setiap daerah yang terdampak musibah.

Metode latihan yang di simulasikan dimulai dari awal penerimaan informasi bencana, dilanjutkan dengan tahap pergerakan ke titik lokasi bencana sampai dengan pelaksanaan operasi SAR dan berakhir hingga kembali ke lokasi kantor semula.

Personel SAR yang dikerahkan pada latihan ini berjumlah 31 orang yang di bagi menjadi beberapa tim sesuai penempatan bidang, mereka dilatih kurang lebih selama tujuh hari dengan peralatan keselamatan yang lengkap beserta logistik.

“Tim yang kita siapkan untuk pengembangan kapasitas secara nasional harus sesuai dengan standar operasional prosedur, sehingga nanti mendapat akreditasi dan penilaian yang layak untuk perbantuan,” ujar Kepala Basarnas Tanjungpinang, Fazzli.

Fazzli menjelaskan bahwa, berdasarkan letak geografisnya, wilayah Kota Tanjungpinang dan khususnya Provinsi Kepulauan Riau menjadi salah satu wilayah yang aman dari bencana gempa bumi.

Oleh karena itu, SAR pusat memberi kesempatan kepada para personel SAR Tanjungpinang untuk mempersiapkan seluruh anggotanya untuk melatih kemampuan dalam menghadapi bencana alam.

Diharapkan nantinya sudah siap secara mental dan fisik untuk diperbantukan menangani wilayah rawan bencana alam seperti gempa bumi dan bencana alam ekstrem lainnya.

“Tim SAR daerah lain sangat di perlukan dan di butuhkan, karena itulah operasi ini di gelar secara rutin, agar daerah terpencil yang ada di indonesia dapat di jangkau oleh pasukan SAR kita,” tambahnya. (Rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PBG Belum Terbit, PUPR Minta Dihentikan, Mengapa Satpol PP Belum Bertindak? TIDAR Desak Wali Kota Copot Plt Kasatpol PP

10 September 2026 - 13:10 WIB

PBG Belum Terbit, PUPR Minta Dihentikan, Mengapa Satpol PP Belum Bertindak? TIDAR Desak Wali Kota Copot Plt Kasatpol PP

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

9 September 2026 - 13:24 WIB

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

Labkesmas Kepri Dibangun Rp18 Miliar, Kemendagri Verifikasi Kesiapan Kelembagaan

9 September 2026 - 09:32 WIB

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat sistem kesehatan masyarakat di tengah kondisi geografis daerah yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan.

RDP KM Kalimas Utama, Terungkap Muatan Puluhan Ton Beras Dilengkapi PPFTZ-01

7 September 2026 - 16:04 WIB

RDP KM Kalimas Utama, Terungkap Muatan Puluhan Ton Beras Dilengkapi PPFTZ-01

Semarak HUT RI ke-81, Warga Kijang Lama Gelar Jalan Santai, Perkuat Kebersamaan

6 September 2026 - 16:59 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Warga Kijang Lama Gelar Jalan Santai, Perkuat Kebersamaan
Trending di Tanjungpinang