KEPRI.INFO, Anambas — Empat kru KM Laut Jaya 3 berhasil selamat setelah kapal pengangkut barang kelontong yang mereka tumpangi terbakar di tengah perairan Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Kamis (10/9/2026).
Keempat kru terpaksa terjun ke laut untuk menyelamatkan diri dan bertahan selama sekitar 1,5 jam sebelum akhirnya ditemukan dan diselamatkan oleh kapal yang melintas di jalur pelayaran tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, saat KM Laut Jaya 3 dalam perjalanan dari Kijang menuju Tarempa dengan membawa muatan barang kelontong.
Kapal dilaporkan berada sekitar 60 mil laut dari Lingai, tepatnya pada koordinat 02°04.749’N 105°30.623’E.
Kapten KM Laut Jaya 3, Solihin, mengatakan kapal bertolak dari Pelabuhan Kijang pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Saat pelayaran berlangsung pada Kamis pagi, Solihin melihat api muncul dari bagian belakang anjungan, tepatnya di sekitar cerobong asap.
Api kemudian dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian badan kapal di sekitar anjungan. Kondisi semakin sulit dikendalikan karena terdapat material berbahan fiber dan karet di atas anjungan yang mudah terbakar.
Melihat kobaran api semakin membahayakan keselamatan, Solihin bersama tiga anak buah kapal (ABK) memutuskan meninggalkan kapal dan terjun ke laut.
Keempatnya kemudian bertahan di tengah laut sambil berpegangan pada karung yang mengapung. Dalam kondisi darurat, mereka harus menunggu pertolongan selama kurang lebih 1,5 jam.
Harapan datang sekitar pukul 12.00 WIB ketika KM Jaya Makmur 88 melintas di kawasan tersebut.
Kapal tersebut kemudian melakukan penyelamatan terhadap Solihin bersama tiga ABK dan membawa mereka menuju Pelabuhan Tarempa.
Keempat kru akhirnya tiba di Pelabuhan Tarempa pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB dalam kondisi selamat. Setelah mendapatkan penanganan, mereka kemudian kembali ke rumah masing-masing.
Sementara itu, nasib KM Laut Jaya 3 tidak seberuntung para kru. Kapal tersebut tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya habis terbakar sebelum tenggelam bersama seluruh muatan barang kelontong.
Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan cukup besar. Nilai kapal ditaksir mencapai sekitar Rp700 juta, sedangkan barang kelontong yang ikut terbakar diperkirakan senilai Rp453 juta.
Dengan demikian, total kerugian materiel diperkirakan mencapai sekitar Rp1,15 miliar.
Meski kapal dan seluruh muatannya hangus terbakar dan tenggelam, seluruh kru berhasil diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Satpolairud Polres Kepulauan Anambas telah berkoordinasi dengan Kantor UPP Syahbandar Tarempa serta meminta keterangan dari Kapten KM Laut Jaya 3.
Keterangan nakhoda tersebut menjadi bagian dari pendalaman awal untuk mengetahui secara lebih rinci kronologi kejadian sekaligus penyebab kebakaran kapal.
Satpolairud Polres Kepulauan Anambas memastikan empat kru yang sempat terjun ke laut telah berada di Tarempa dalam kondisi selamat.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kondisi darurat di tengah laut dapat terjadi secara tiba-tiba sehingga aspek keselamatan pelayaran dan kesiapsiagaan awak kapal menjadi hal yang sangat penting.(*)
Redaktur: Suaib







