KEPRI.INFO,ANAMBAS – Polsek Jemaja, Polres Kepulauan Anambas, menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog antara Polri dan kalangan akademisi untuk memperkuat sinergi dalam pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.Kegiatan dihadiri Kapolsek Jemaja IPTU Sutomo beserta personel Polsek Jemaja dan tujuh mahasiswa KKN UGM yang tengah menjalankan program pengabdian di Kecamatan Jemaja.
Dalam forum tersebut, peserta berdiskusi mengenai sejumlah isu, mulai dari kebersihan lingkungan, pendidikan, hingga peningkatan peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas).
Dialog berlangsung interaktif dengan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan masukan.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan Jumat Curhat merupakan salah satu upaya Polri membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.
“Jumat Curhat merupakan ruang komunikasi yang sangat penting antara Polri dan masyarakat, termasuk mahasiswa sebagai agen perubahan. Kami sangat mendukung sinergi seperti ini karena mampu menghadirkan gagasan segar dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolres.
Menurutnya, Polres Kepulauan Anambas terus mendorong seluruh jajaran hingga tingkat polsek untuk membangun komunikasi publik yang humanis, terbuka, dan solutif.
“Keberadaan mahasiswa KKN di wilayah ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Harapannya, setiap program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Jemaja IPTU Sutomo mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN UGM dalam kegiatan tersebut. Ia berharap forum Jumat Curhat dapat menjadi sarana bertukar ide dan memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan kalangan akademisi.
Pada kesempatan itu, IPTU Sutomo juga memaparkan rencana pelaksanaan Program Bank Sampah yang dijadwalkan pada 17–18 Juli 2026.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah sekaligus mendorong nilai ekonomi melalui pemanfaatan limbah.
“Kami mengajak adik-adik mahasiswa untuk turut memberikan ide, inovasi, dan solusi yang dapat diterapkan di Kecamatan Jemaja, khususnya dalam bidang kebersihan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta keamanan dan ketertiban,” katanya.
Perwakilan mahasiswa KKN UGM, Adi, menyambut baik pelaksanaan Jumat Curhat.
Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang diskusi yang bermanfaat untuk menyelaraskan program kerja KKN dengan kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan pengembangan karakter anak.(*)
Redaktur: Suaib







