Menu

Mode Gelap

Hukrim

Angka Kriminal di Kota Tanjungpinang Menurun

badge-check


					Tengah, Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi didampingi Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Intelkam dan Kabag OPS Polresta Tanjungpinang saat menyampaikan laporan akhir capaian Polresta Tanjungpinang, Senin (29/13) foto: Sueb Perbesar

Tengah, Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi didampingi Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Intelkam dan Kabag OPS Polresta Tanjungpinang saat menyampaikan laporan akhir capaian Polresta Tanjungpinang, Senin (29/13) foto: Sueb

KEPRI.INFO:TANJUNGPINANG-Angka Kriminal di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau tahun 2025 menurun bila dibandingkan pada tahun 2024 lalu, Senin (29/12)

Hal tersebut dikatakan Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi saat menyampaikan laporan akhir tahun capaian kinerja Polresta Tanjungpinang tahun 2025.

“Sepanjang tahun 2025, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) mencatat 238 laporan kasus dengan tingkat penyelesaian mencapai 150 perkara. Sisa 88 kasus yang masih berjalan menjadi prioritas penyidikan yang harus segera dituntaskan oleh jajaran kepolisian,”kata Kombes Pol Hamam Wahyudi

Ia menegaskan, bahwa penyelesaian perkara tidak melulu berakhir di meja hijau, namun juga melalui mekanisme restorative justice (RJ).

Hamam menjelaskan, Jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 283 laporan, angka kriminalitas tahun ini menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan.

Sebaliknya, persentase penyelesaian perkara justru mengalami peningkatan dibandingkan periode tahun sebelumnya.

“Angka kriminalitas tahun ini menunjukkan tren penurunan cukup signifikan,” jelasnya.

Kasus-kasus konvensional seperti pencurian dan curanmor masih mendominasi di Kota Tanjungpinang, namun angka penganiayaan menjadi yang tertinggi di kategori ini.

Sementara pada kasus khusus, perkara perlindungan anak mencatatkan kenaikan yang menjadi perhatian serius pihak berwajib.

Data menunjukkan kasus penganiayaan dan curanmor masing-masing berjumlah 30 laporan sepanjang tahun ini. Angka tersebut masih di bawah total kasus perlindungan anak yang tercatat cukup tinggi, yakni sebanyak 54 laporan.

“Ada 54 laporan, rata-rata anak menjadi korban,” tuturnya.

Penulis: Sueb.                                                Redaktur: Aan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Satreskrim Polresta Tanjungpinang Bekuk Terduga Pelaku Pencurian Handpone 

10 Juni 2026 - 17:28 WIB

Terduga Pelaku Pencurian Handphone Berhasil di bekuk Tim Jatanras Polresta Tanjungpinang, Rabu (10/06)

Satlantas Polresta Tanjungpinang Ajak Pelajar SMA Negeri 2 Menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

8 Juni 2026 - 11:23 WIB

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tanjungpinang kembali melaksanakan program Police Go To School dengan memberikan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar di SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Senin (8/6/2026).

Ditresnarkoba Polda Kepri Berhasil Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Aceh-Batam

5 Juni 2026 - 17:38 WIB

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei saat menyampaikan keterangan Pers, Jum'at (05/06)

Sat Polairud Polresta Tanjungpinang Intensifkan Patroli Laut dan Edukasi Keselamatan Hadapi Ancaman Banjir Rob 

4 Juni 2026 - 11:54 WIB

Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Tanjungpinang melaksanakan kegiatan patroli dan himbauan keselamatan kepada masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna transportasi laut di sejumlah wilayah perairan Kota

Satresnarkoba Polres Kepulauan Anambas Ungkap Penyalahgunaan Narkotika, Enam Terduga Diamankan

3 Juni 2026 - 14:14 WIB

Tersangka Kasus Narkoba
Trending di Hukrim