oleh

Anggota DPRD Tanjungpinang Minta Polisi Tumpas Habis Pelaku Pembabatan Hutan Sei Carang

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Hot Asi Silitonga.

Tanjungpinang, Kepri.Info- Anggota DPRD Tanjungpinang, Hot Asi Silitonga meminta kepada Aparat penegak hukum, terutama Polres Tanjungpinang, agar tegas menindak pelaku pembabatan hutan bakau di hulu Sei Carang, seputaran perumahan Bukit Galang Permai.

Permintaan ini menyusul pembabatan secara membabi buta telah menghilangkan hulu sungai tersebut.

Timbunan tanah merah di hulu Sei Carang terlihat membentang hampir 30 meter dengan panjang hingga ratusan meter menuju laut.

”Kita minta polisi bertindak cepat dan tegas menindak pelaku pengrusakan hutan bakau itu. Saya melihat bakau disitu sengaja ditebang dengan mesin chinsaw. Ini sudah keterlaluan.”kata Hot yang merupakan anggota komisi III DPRD Kota Tanjungpinang.

Pelaku pembabat hutan bakau dapat dijerat melanggar pasal 50 Undang-Undang Kehutanan, dan diatur masalah pidananya pada pasal 78 dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

“Secara resmi, kasus pembalakan ilegal hutan bakau ini akan saya laporkan ke Polres Tanjungpinang dalam waktu dekat ini.”tegas Hot.

Saat ini pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah bukti untuk diserahkan ke pihak berwajib.
”Kita tidak main-main. Bisa punah bakau di sekitar Sei Carang itu jika tidak ada hukum.”pungkasnya.

Pihaknya juga meminta dinas lingkungan hidup turun kelapangan melihat realita pembabatan hutan mangrove tersebut.

”IMB yang diterbitkan juga harus di evaluasi. Masa ada IMB ditengah hutan bakau. Ini sudah gak benar.”pungkasnya.(RED/RK)

Komentar