oleh

DPRD Dorong Disbudpar Tanjungpianang Fungsikan Kembali 9 Unit Becak Motor

Foto Bersama Pimpinan DPRD, Ade Angga bersama wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma.

Tanjungpinang,Kepri.Info-DPRD  Tanjungpinang mendorong agar 9 becak motor (Bentor) wisata yang terlantar di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk difungsikan.

Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga mengatakan, sebagai Pimpinan Dewan dirinya akan mendorong Komisi II untuk mengawasi serta mengecek langsung ke lokasi mengenai keberadaan sembilan Bentor dimaksud.

“Kami sampaikan segera ke komisi terkait agar mendatangi atau menemui pihak terkait, atau mengundang dalam rapat kerja,” ucap Ade Angga di Kantor DPRD Tanjungpinang, Senggarang, Tanjungpinang, Senin (25/2/2019).

Angga mengaku, pihaknya baru mengetahui tranportasi wisata itu tidak beroperasi lagi.

“Saya pribadi dulu mendengar ada pengadaan. Tapi masalah terlantar kami belum dapat informasi,” terangnya.

Ia menambahkan, sarana Bentor itu sangat menunjang program pariwisata kota ini. Hal itu sejalan dengan visi misi pemerintahan saat ini, yang menjadikan sektor pariwisata salah satu fokus utama untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tanjungpinang di 5 tahun mendatang.

“Dan itu telah tergambar di RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) yang telah masuk ke DPRD,” tutupnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tanjungpinang, Mimi Betty Wilingsih menegaskan, pihaknya akan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk menanyakan permasalahannya, sehingga alat transportasi wisata itu bisa dioperasikan.

“Dengan difungsikannya becak motor, akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan tentunya mendatangkan pendapatan kita juga nanti, tutupnya dengan singkat.

Menanggapi permasalahan itu, Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengatakan untuk menyerahkan sepenuhnya kepada dinas terkait untuk menyelesaikan problem sembilan becak motor.

“Kita serahkan ke dinas teknis, mau diapain dan harus ada kajian dulu untuk dapat dioperasikan kembali,” ucap Syahrul dengan singkat sambil masuk dalam mobil dinasnya di Kantor DPRD Kota Tanjungpinang.

Diberitakan sebelumnya, Rabu (20/2/2019). Plt Kepala Disbudpar Tanjungpinang, Syafruddin mengaku, tidak beroperasinya sejumlah Bentor karena belum terbentuknya Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) sebagai pengelola transportasi wisata di kawasan Gedung Gonggong.

Selain itu, belum ada keputusan internal dinas untuk dilimpahkan pengelolaannya ke Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang.

“Nah, proses mendudukkan itu membutuhkan waktu yang panjang. Tambahan lagi kita selalu tukar-tukar ni, baru mulai dibahas tertukar lagi pimpinan,” tutupnya.(RED/IK)

Komentar

News Feed