Menu

Mode Gelap

Tanjungpinang

Gubernur Kepri Minta Dukungan Pengawasan Kejahatan Trans Nasional

badge-check


					Keterangan Foto: Gubernur Ansar saat menyampaikan permintaan dukungan Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Teguh Subroto di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (26/05/2025) pagi, (Diskominfo Kepri). Perbesar

Keterangan Foto: Gubernur Ansar saat menyampaikan permintaan dukungan Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Teguh Subroto di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (26/05/2025) pagi, (Diskominfo Kepri).

TANJUNGPINANG, Kepri.info – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, meminta dukungan pengawasan untuk mencegah tindakan kejahatan trans nasional di Kepulauan Riau.

Hal ini disampaikan Gubernur Ansar menanggapi pengungkapan penyelundupan narkoba dalam jumlah besar di Kepulauan Riau belum lama ini.

Dukungan pengawasan itu disampaikan Gubernur Ansar kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Teguh Subroto di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (26/05/2025) pagi.

Permintaan pengawasan juga telah disampaikan langsung kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat lawatan ke Kepri beberapa waktu lalu.

Menurut Gubernur Ansar, fakta dijadikannya wilayah Kepulauan Riau sebagai jalur perdagangan ilegal, memang tidak bisa dinafikan. Ini terbukti dari terungkapnya sejumlah “kasus besar” belum lama ini. Baik penyelundupan narkoba, maupun bahan lain seperti barang tambang.

“Oleh karena itu kita meminta dukungan pengawasan. Salah satunya kepada Kejaksaan RI melalui Kajati. Beberapa waktu lalu saya juga telah meminta dukungan kepada Kapolri saat berkunjung ke Batam,” pungkas Gubernur Ansar.

Berkaitan dengan kejahatan trans nasional, kata Gubernur Ansar, geo strategis Kepulauan Riau memang sangat strategis sebagai jalur perdagangan termasuk dimanfaatkan sebagai jalur peredaran barang ilegal.

“Maka Kepri selalu digunakan untuk jalur-jalur perdagangan ilegal, terutama penyelundupan narkoba dan bahan-bahan terlarang lainnya,” ungkap Gubernur Ansar.

Atas dasar inilah Gubernur Ansar meminta dukungan agar intensitas pengawasan di Kepri dapat diperketat.

“Ini karena jalur-jalur kita selalu digunakan untuk jalur kejahatan trans nasional,” sebut Gubernur lagi.

“Belum lama ini kami berkunjung ke Lapas. Kami mendapatkan informasi jika sebagian besar, 70-80 persen narapidana yang ada adalah yang terkait dalam kasus narkoba. Ini tentunya sangat mengkhawatirkan,” pungkas Gubernur. (Redaksi/rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Peringatan May Day, Lis Apresiasi Peran Pekerja dalam Pembangunan Daerah

1 Mei 2026 - 13:59 WIB

Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., Menghadiri peringati Hari Buruh Internasional atau May Day, di Terminal Sei Carang, Jumat (1/5).

Peringatan Hari Kartini, Lis Sebut Perempuan Tangguh dan Inspiratif Pilar Pembangunan

1 Mei 2026 - 08:28 WIB

Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH pada peringatan Hari Kartini ke-147 yang dilaksanakan di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota, Kamis (30/4).

Gubernur Ansar–Mensos Bahas Strategi Besar Kesejahteraan Kepri, Sekolah Rakyat hingga Perlindungan Sosial Jadi Prioritas

30 April 2026 - 22:53 WIB

Gubernur Ansar saat bertemu dengan Mensos RI, Rabu (29/04). F-Kominfo Kepri

Sekdaprov Misni Ikuti Talk Show KemenPPPA, Komitmen Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

30 April 2026 - 20:08 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, mengikuti kegiatan talk show sempena Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia, Kamis (30/4).

Proyeksi Nasional, Investasi di Kepri ditargetkan Mencapai 86,2 Triliun

30 April 2026 - 14:01 WIB

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kepri, Hasfarizal Handra
Trending di Kepri