Menu

Mode Gelap
Puncak Hari Jadi Ke-77 Kabupaten Bintan, Ini Info Terkait Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir FGD Program Seragam Gratis, Evaluasi Menuju Kemajuan Dunia Pendidikan Bintan Bupati Roby Jadi Finalis Most Inspiring Tourism Leader di Ajang WIA 2025 Daerah Tertib Ukur Tingkat Nasional, Bintan Raih Penghargaan Perlindungan Konsumen Desentralisasi dan Krisis Dokter Gigi di kecamatan Belakang Padang Otonomi yang Terbatas: Tantangan Desentralisasi di Kota Industri Batam

Kepri

Karantina Kepri Pastikan Kualitas Ikan Anggoli Segar Kembali Diekspor ke Hawai

badge-check


					Petugas Karantina melakukan pegecekan kualitas ikan anggoli (Badan Karantina Indonesia) Perbesar

Petugas Karantina melakukan pegecekan kualitas ikan anggoli (Badan Karantina Indonesia)

TANJUNGPINANG, Kepri.info – Karantina Kepulauan Riau (Kepri) memastikan kualitas ikan anggoli segar yang kembali diekspor ke Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.

Pengiriman ini dilakukan melalui Satuan Pelayanan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Minggu (16/3/2025).

“Ini merupakan pengiriman ke 3 ditahun ini setelah di tanggal 1 Maret lalu kami lakukan pelepasan ekspor ke Hawai dan hal ini membuktikan bahwa produk perikanan kita memiliki kualitas kesehatan, mutu, dan keamanan pangan yang baik sehingga diminati di pasar Amerika,” ujar Pj Satuan Pelanyanan Bandara Raja Haji Fisabilillah, Dwi Sulistiyono.

Jenis ikan yang di ekspor meliputi Fresh Goldband Snapper whole round (Pristipomoides multidens) sebanyak 49,4 Kg, Fresh Goldband Snapper H&G (Pristipomoides multidens) sebanyak 970 Kg, Fresh Grouper H&G (Epinephelus spp) sebanyak 99,4 Kg.

Sebelum diekspor, petugas karantina melakukan serangkaian pemeriksaan ketat untuk memastikan kualitas komoditas. Proses ini mencakup pemeriksaan fisik dan klinis guna memastikan ikan memenuhi standar kesehatan ekspor.

Ditempat lain, Kepala Karantina Kepri Herwintarti mengungkapkan bahwa pentingnya konsistensi dalam tindakan karantina sesuai dengan SOP dan pedoman Badan Karantina Indonesia.

Sekaligus sertifikat kesehatan menjadi jaminan kesehatan komoditas sehingga dapat diterima di negara tujuan serta mendorong hilirisasi komoditas asal Kepulauan Riau yang berstandar internasional. (Rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puncak Hari Jadi Ke-77 Kabupaten Bintan, Ini Info Terkait Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

29 November 2025 - 13:22 WIB

FGD Program Seragam Gratis, Evaluasi Menuju Kemajuan Dunia Pendidikan Bintan

29 November 2025 - 13:16 WIB

Bupati Roby Jadi Finalis Most Inspiring Tourism Leader di Ajang WIA 2025

29 November 2025 - 13:10 WIB

Daerah Tertib Ukur Tingkat Nasional, Bintan Raih Penghargaan Perlindungan Konsumen

29 November 2025 - 12:56 WIB

Pemprov Kepri Pangkas TPP ASN 7,65 Persen Mulai 2026, Dialihkan untuk PPPK

27 November 2025 - 13:14 WIB

Trending di Kepri