KEPRI.INFO- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kepulauan Riau sukseskan KURMA Fair 2026 di Tanjungpinang. Kolaborasi bersama BAZNAS dan BWI Kepri ini menunjukkan komitmen Kemenag Berdampak, fokus pada pengentasan kemiskinan umat.
Perhelatan Kepulauan Riau Ramadan (KURMA) Fair 2026 berlangsung di Pelataran Gurindam 12 Tanjungpinang pada 2 hingga 8 Maret 2026. Kanwil Kemenag Kepri aktif berkolaborasi dengan Badan Amil dan Zakat Nasional (BAZNAS) serta Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kepri.
Kanwil Kemenag Kepri memaparkan program unggulan yang dirancang untuk kesejahteraan ekonomi umat, sekaligus mendayagunakan zakat dan wakaf. Hal ini menjadi fokus utama dalam upaya nyata pengentasan kemiskinan di Provinsi Kepulauan Riau.
Kepala Kanwil Kemenag Kepri yang diwakili oleh Kepala Bidang Bimas Islam, Ahmad Husin, menegaskan pentingnya transformasi sosial ekonomi masyarakat. Fokus utama saat ini adalah mengubah status mustahik menjadi muzakki melalui berbagai inisiatif strategis.
“Kami menghadirkan program unggulan seperti Kampung Zakat, KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, Inkubasi Wakaf Produktif, serta Kota Wakaf. Tujuannya jelas, yakni mendayagunakan zakat, wakaf, dan DSKL secara produktif untuk membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan, serta mengubah status mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat),” ujar Ahmad Husin di lokasi kegiatan.
Selain program pemberdayaan ekonomi, Kanwil Kemenag Kepri bersama BWI Kepri juga gencar mensosialisasikan Wakaf Uang kepada masyarakat. Program ini diperkenalkan sebagai instrumen filantropi Islam yang lebih praktis dan mudah, namun memiliki manfaat luas.
Layanan Konsultasi Zakat dan Wakaf dihadirkan sebagai sarana edukasi literasi pengelolaan harta keagamaan bagi masyarakat. Digitalisasi QRIS juga tersedia, mempermudah penyaluran zakat dan wakaf secara cepat dan transparan di lokasi acara.
Melengkapi kehadiran Kemenag, BAZNAS Provinsi Kepri turut memberikan dampak sosial langsung melalui berbagai layanan kemanusiaan. Layanan ini tersedia di area pameran untuk masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.
BAZNAS Kepri menyediakan Layanan Konsultasi Zakat untuk pendampingan tata cara penghitungan zakat kepada masyarakat. Selain itu, Rumah Sehat BAZNAS Provinsi Kepri turut menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengunjung.
Aksi sosial lain yang dilakukan adalah pembagian takjil gratis kepada masyarakat yang hadir di Pelataran Gurindam 12. Kolaborasi ini membuktikan bahwa lembaga keagamaan dapat menjadi pilar penting pertumbuhan ekonomi lokal.
Sinergi ini diharapkan memperkuat ketahanan sosial masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau selama bulan suci Ramadan. Kehadiran program Kemenag Berdampak terbukti mampu menjadi pilar penting bagi kesejahteraan umat.
KURMA Fair 2026 kemudian ditutup oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di panggung pelataran Gurindam Gedung Dekranasda. Penutupan kegiatan tersebut turut dihadiri Kakanwil Kemenag Kepri Zoztafia.
Zoztafia didampingi oleh Kepala Kemenag Tanjungpinang dan Kepala Kemenag Bintan dalam acara penutupan tersebut. Ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang sukses memberi dampak positif.(Rls)
Redaktur: Yl








