Menu ✖

Mode Gelap

Kepri

Kondisi Rusak Berat, Wagub Nyanyang Instruksikan Rehab Total Waduk Sei Jago Bintan

badge-check


					Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura saat meninjau Waduk Sei Jago yang berada di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Senin (06/04) F-Kominfo Kepri Perbesar

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura saat meninjau Waduk Sei Jago yang berada di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Senin (06/04) F-Kominfo Kepri

KEPRI.INFO– Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura meminta agar Waduk Sei Jago yang berada di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan agar direhabilitasi secara total mengingat saat ini kondisinya sudah rusak parah. Sehingga sebagai daerah tangkapan air tidak berfungsi dengan maksimal.

Hal ini dia sampaikan disela melakukan peninjauan lokasi di waduk Sei Jago didampingi Tim Percepatan Pembangunan Kepri Suyono Saeran dan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kepri Ir. Dona Astriana, Senin (6/4).

Adapun beberapa arahan yang disampaikan Wagub Nyanyang dalam kesempatan ini, antara lain melakukan normalisasi tali air dari hulu ke arah intake. Kemudian mengusulkan ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian PU melalui Dirjen Sumber Daya Air untuk pembangunan tambahan tampungan air baru di waduk Sei Jago dengan posisi berada dibawah waduk eksisting.

“Selain itu rencananya tentu harus dilakukan rehab total jika melihat kondisi waduk Sei Jago yang saat ini dalam kondisi rusak berat,” kata Nyanyang.

Waduk Sei Jago merupakan salah satu waduk yanng dikelola oleh Perumda Tirta Kepri, yang melayani sekitar 3000 sambungan pelanggan di wilayah Tanjung Uban. Sayangnya saat ini kondisi waduk sedang mengalami kekeringan sehingga tidak bisa melayani pelanggannya.

Dijelaskan oleh Kabid SDA Dinas PU Kepri Dona Astriana bahwa jika dalam kondisi normal waduk Sei Jago dapat mengalirkan air ke pelanggan hingga kapasitas sebesar 40 liter per detik.

“Akibat lama tidak turun hujan, saat ini kondisi waduk Sei Jago rusak berat dan terdapat kebocoran pada struktur bawah waduk. Disamping itu, lahan masyarakat yng bersempadan dengan waduk juga sudah beralih fungsi, yang awalnya merupakan hutan saat ini sebagian besar sudah berubah menjadi kebun masyarakat,” jelas Dona.(*/Rls).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Peringati HUT Ke-81 TNI, Koarmada I Kobarkan Semangat Juang Pahlawan Melalui Ziarah Taman Makam Pahlawan

29 September 2026 - 08:49 WIB

Peringati HUT Ke-81 TNI, Koarmada I Kobarkan Semangat Juang Pahlawan Melalui Ziarah Taman Makam Pahlawan

DPM FEBM UMRAH Gelar Seminar Interaktif, Dicky Novalino Bahas Peran Strategis Mahasiswa

27 September 2026 - 11:16 WIB

DPM FEBM UMRAH Gelar Seminar Interaktif, Dicky Novalino Bahas Peran Strategis Mahasiswa

Guru Hebat Tak Cukup Hanya Kompeten, Harus Jadi Pelindung yang Aman bagi Murid

23 September 2026 - 21:35 WIB

Guru Hebat Tak Cukup Hanya Kompeten, Harus Jadi Pelindung yang Aman bagi Murid

Tabligh Akbar “Islam Berkemajuan” Digelar di Tanjungpinang, Ketua MUI Riau Jadi Narasumber

21 September 2026 - 10:51 WIB

Tabligh Akbar “Islam Berkemajuan” Digelar di Tanjungpinang, Ketua MUI Riau Jadi Narasumber

Kabut Asap Memburuk, Pemprov Kepri Berlakukan Belajar dari Rumah untuk SMA, SMK dan SLB

14 September 2026 - 20:26 WIB

Kabut Asap Memburuk, Pemprov Kepri Berlakukan Belajar dari Rumah untuk SMA, SMK dan SLB
Trending di Kepri