Menu

Mode Gelap

Kepri

KSOP Tanjungpinang dan BKKP Akan Mengadakan Cek Kesehatan Bagi Pelaut

badge-check


					Nelayan yang sedang melaut, Senin (07/10/2024) - Hendrik Perbesar

Nelayan yang sedang melaut, Senin (07/10/2024) - Hendrik

TANJUNGPINANG,Kepri.info – Kabar baik bagi pelaut di Kota Tanjungpinang yang sedang membutuhkan sertifikasi kesehatan layak laut.

Nantinya, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang akan menggelar pengecekan Medical Check Up (MCU).

Cek kesehatan tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 15-18 Oktober 2024 bertempat di halaman KSOP Tanjungpinang.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha KSOP Tanjungpinang, Hary Priambodo menyampaikan tujuan dari cek kesehatan ialah untuk mempermudah pelaut memperoleh sertifikasi yang layak.

Menurutnya, para pelaut sangat berharap tes kesehatan di laksanakan di Kota Tanjungpinang, mengingat selama ini hanya Kota Batam saja yang menjadi satu satunya tempat MCU yang ada di Provinsi Kepri.

“Jadi dengan adanya MCU ini nantinya bisa mempermudah bagi pelaut karena sudah tersertifikasi secara legal,” Ujarnya.

Untuk jumlah kuota yang akan di terima selama pendaftaran dibuka yakni 180 peserta dengan dibatasi 60 orang perharinya.

Kemudian Hary juga memastikan bagi siapa siapa saja yang mendaftar, pihaknya akan menerima baik selagi peserta nya memang bekerja sebagai pelaut.

“Tentunya nanti ada dokumen dan syarat yang harus di penuhi dalam pendaftara,” Lanjutnya.

Kendati demikian, Hary tidak merincikan biaya yang harus dikeluarkan oleh para peserta, namun ia memastikan pembiayaan MCU jauh dibawah harga biasanya.

“Dari informasi yang kami terima, biasanya cek di Batam itu sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 2,5 juta, tapi untuk di Tanjungpinang nantinya dipastikan jauh di bawah harga normal,” Ungkapnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada para peserta yang nantinya akan melaksanakan tes kesehatan untuk menjaga kondisi tubuh mulai dari sekarang.

Sehingga diharapkan nantinya para peserta dapat memperoleh sertifikat dan layak sebagai pelaut dari segi kesehatan.

“Jadi harus diperhatikan asumsi pola hidup, jangan sampai nanti gagal, kan sangat sayang sekali,” Tegasnya. (Rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Dari Aceh hingga Papua, Sucofindo Salurkan 70 Bantuan CSR, Bintan Terima Sumur Bor

25 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Dari Aceh hingga Papua, Sucofindo Salurkan 70 Bantuan CSR, Bintan Terima Sumur Bor

Festival Kopi Merdeka, Dari Budaya Ngopi Jadi Magnet Pariwisata Kepri

24 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Penampilan artis ibukota pada puncak Perayaan Festival Kopi Merdeka 2026

TIDAR dan GERAM Pertanyakan Konsistensi Satpol PP Tanjungpinang “Ada Apa dengan Mie Gacoan?”

20 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Sorotan Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kota Tanjungpinang, Agus Ariansyah, dan Ketua Umum DPP Generasi Anak Melayu (GERAM) Kepri, Aryandi Terkait Penangan kedua Bangunan di Kota Tanjungpinang, Kamis (20/08)

Kemarau Melanda, Polsek Tanjungpinang Kota Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kampung Bugis

18 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Kapolsek Tanjungpinang Kota IPTU Freddy Simanjuntak, S.H., bersama personel bersama Personilnya membagikan air bersih kepada Warga, Selasa (18/08)

Kapolresta Tanjungpinang Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

17 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Kapolresta Tanjungpinang Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Trending di Tanjungpinang