KEPRI.INFO–Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna, Rabu (13/05).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPMPTSP Kepri disambut langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan dan Kepala DPMPTSP Natuna Ahmad Sopyan.

Salah satu keindahan alam bawah laut di Natuna.
Kepala DPMPTSP Kepri, Hasfarizal Handra melalui Sekretaris DPMPTSP Kepri, Joni Hendra Putra mengatakan bahwa kunjungan kerja ke Natuna dalam rangka melakukan pemetaan potensi investasi di Natuna.
“Guna mendukung upaya strategis dalam meningkatkan minat investasi, tentunya kami menyampaikan beberapa hal dalam diskusi bersama Ibu Bupati dan Kepala DPMPTSP Natuna. Diantaranya memperkuat Kepastian dan Kemudahan Perizinan.
“Pemerintah daerah perlu menciptakan iklim investasi yang cepat, mudah, dan pasti melalui, Penyederhanaan proses perizinan berbasis digital dan pelayanan satu pintu, Penetapan target waktu penyelesaian izin investasi, Pendampingan khusus bagi investor strategis,”kata Joni Hendra Putra didampingi Dr Oksep Adhayanto dan Budiyanto dari PUSLITBANG Ekonomi Sumber Daya Maritim UMRAH.
Disamping itu, diperlukan infrastruktur pendukung, menjadi hal yang tak kalah penting dalam meningkatkan investasi.
Untuk menyiapkan hal tersebut maka diperlukan fokus prioritas, seperti Ketersediaan listrik, Peningkatan pelabuhan dan konektivitas logistik. Penyediaan kawasan industri atau kawasan ekonomi terpadu.
Saat ini, biaya logistik di wilayah kepulauan masih relatif tinggi. Investor membutuhkan kepastian distribusi barang dan mobilitas usaha.
Kabupaten Natuna harus menentukan sektor unggulan yang difokuskan untuk dipromosikan, seperti Perikanan dan industri pengolahan hasil laut. Energi dan migas, pariwisata bahari, Budidaya Kelautan dan Hilirisasi produk lokal.

Lanjut Joni, Investor lebih tertarik pada daerah yang memiliki arah pengembangan ekonomi yang jelas.
“Natuna memiliki keunggulan geografis dan sumber daya kelautan yang besar. Maka promosi investasi secara aktif, profesional dan berkelanjutan. Langkah yang dapat dilakukan yakni penyusunan profil investasi Natuna dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
“Mengikuti forum investasi nasional dan internasional. Membuat katalog proyek siap investasi (investment project ready to offer). Memanfaatkan media digital dan kerja sama dengan KBRI/BKPM,”tegasnya.
Banyak potensi daerah belum diketahui investor karena promosi masih terbatas.
Sementara Investor membutuhkan data yang jelas sebelum mengambil keputusan.
Disamping itu, memperkuat sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Natuna perlu mendapatkan dukungan lebih besar dari pemerintah pusat.
“Dengan sinergi tersebut, dapat mendorong proyek strategis nasional masuk ke Natuna. Kita harus memaksimalkan dukungan kementerian/lembaga,”jelasnya.
Sebagai wilayah perbatasan memiliki nilai geopolitik tinggi, tidak ada alasan bagi pemerintah pusat untuk tidak mendukung Natuna.
“Posisi strategis Natuna di wilayah perbatasan memiliki nilai geopolitik tinggi. Dukungan pusat dapat meningkatkan kepercayaan investor. Disamping pemberian insentif dan kemudahan investasi berupa stimulus, jaminan keamanan dan ketersediaan SDM,”tutupnya.
Sementara Bupati Natuna Cen Sui Lan di dampingi oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Natuna Ahmad Sopyan, menyambut baik atas perhatian Pemprov Kepri melalui DPMPTSP Provinsi Kepri atas pemetaan potensi investasi di Kabupaten Natuna.
Diharapkan dengan adanya data dan informasi sektor unggulan investasi di Natuna dapat menjadi bahan promosi investasi bagi Kabupaten Natuna sehingga menarik bagi investor untuk berinvestasi di Kabupaten Natuna.
Natuna saat ini memiliki potensi investasi, diantaranya Investasi perikanan dalam bentuk pabrik pengolahan ika, Pariwisata Bahari, Budidaya perikanan. Hilirisasi produk lokal seperti industri pengolahan kelapa menjadi VCO, cocopeat, santan, minyak goreng, arang/briket tempurung dll
Kemudian diharapkan juga adanya sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat diantaranya mendorong adanya Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Natuna.
Untuk itulah pentingnya data dan informasi potensi investasi Potensi investasi di seluruh kabupaten kota di Provinsi Kepulauan Riau. Khususnya di Kabupaten Natuna.(Galeri)
Redaktur: Suaib








