KEPRI.INFO,–Jajaran Satpolairud Polres Bintan berhasil menyelamatkan empat kru KM Samudra yang mengapung di Perairan Perairan Anak Lobam di titik koordinat : 0°57’18.9″N 104°18’16.1″E; pada Senin (02/02) malam pukul 20.00 wib.
Keempat korban tersebut diantaranya Suhaidi selaku nahkoda, Nasrun selaku Kepala Kamar Mesin (KKM), Usman selaku dan Sadri Ardyansyah masing-masing sebagai anak buah kapal (ABK)
Gerak cepat tim Satpolairud Polres Bintan yang dipimpin oleh Kanit Gakkum, IPDA Ronald Eden Sitohang berhasil menyelamatkan 4 kru KM Samudra tersebut.
Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana yang dihubungi melalui Kasat Polairud, IPTU Syafril, membenarkan insiden tersebut.
Menurutnya, KM Samudra pada pukul 16.00 wib, berlayar dari Pelabuhan Anai, Tanjungpinang menuju Tanjung Riau, Batam dan membawa sejumlah ikan sebanyak 50 Fiber.
“Pukul 17.00 wib, KM Samudera mengalami kebocoran pada lambung kanan kapal, selanjutnya kru kapal melakukan pembuangan air menggunakan mesin robin, namun upaya tidak membuahkan hasil. Air terus masuk, meskipun dilakukan pembuangan dengan air menggunakan mesin robin di sekitaran Perairan Tekulai,”jelasnya.
Pada pukul 18.00 wib, KM Samudera perlahan terbawa arus dan perlahan mulai tenggelam hingga ke Perairan Anak Lobam di titik koordinat : 0°57’18.9″N 104°18’16.1″E
“Satpolairud Polres Bintan mendapatkan laporan sekira pukul 18.40 wib, bahwa telah terjadi kapal tenggelam diantara Perairan Tekulai dan Perairan Anak Lobam.
“Sehingga pada pukul 19.30 Wib, Satpolairud Polres Bintan yang dipimpin Kanit Gakkum Satpolairud Polres Bintan IPDA Ronald Eden Sitohang, menuju ketempat terjadinya KM Samudera tenggelam untuk melakukan evakuasi menggunakan Speedboat milik Satpolairud Polres Bintan,”jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, seluruh ABK berhasil diselamatkan oleh tim Satpolairud Polres Bintan.
KM Samudra merupakan Kapal ikan 6 GT, dan diketahui merupakan milik Khairul.
Penulis: Eb
Redaktur: Yul








