KEPRI INFO--Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-20 Tingkat Kota Tanjungpinang, yang digelar di pelataran Melayu Square, Senin (27/4) malam.
Dalam sambutannya, Lis menegaskan bahwa MTQH merupakan bagian penting dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat. “MTQH ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi barometer keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an sekaligus sarana evaluasi dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilainya,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum MTQH sebagai refleksi bersama dalam meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an. “Permasalahan buta aksara Al-Qur’an harus menjadi perhatian kita bersama. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pendidikan Al-Qur’an demi mencetak generasi yang qur’ani dan berakhlakul karimah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Lis menyampaikan pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, serta sikap toleransi, kita dapat mewujudkan Tanjungpinang yang religius, harmonis, dan berbudaya,” sebutnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M., selaku Ketua LPTQ Kota Tanjungpinang menambahkan, pelaksanaan MTQH berlangsung selama enam hari, mulai 27 April hingga 2 Mei 2026, dengan berbagai cabang lomba Al-Qur’an dan Hadits. “MTQH ini menjadi wadah untuk melahirkan qari-qariah, hafiz-hafizah, serta generasi muda Islami yang berprestasi dan berkarakter,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa MTQH tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi memiliki nilai edukasi dan dakwah. “MTQH adalah sarana membumikan Al-Qur’an, meningkatkan kesadaran beragama, serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Wawako Ariza dalam kesempatan itu turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan kegiatan MTQH, termasuk partisipasi lembaga dan stakeholder daerah, serta keterlibatan berbagai elemen masyarakat. “Terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk kontribusi lembaga seperti BWI Tanjungpinang yang turut memperkuat syiar Islam di daerah ini,” imbuhnya.(*)
Redaktur: Eb








