Menu

Mode Gelap

Kepri

Pemprov Kepri Tegaskan Komitmen Peningkatan Kualitas Statistik Sektoral

badge-check


					Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kepri, Misni, Kepala BPS Provinsi Kepri, Toto Haryanto Silitonga; Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepri, Hendri Kurniadi; serta, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapelitbang Provinsi Kepri, Hendrija, Kamis (05/02) F-Kominfo Perbesar

Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kepri, Misni, Kepala BPS Provinsi Kepri, Toto Haryanto Silitonga; Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepri, Hendri Kurniadi; serta, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapelitbang Provinsi Kepri, Hendrija, Kamis (05/02) F-Kominfo

KEPRI.INFO- Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral, Kamis (5/2) yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 4, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Rapat dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kepri, Misni, serta dihadiri para Sekretaris OPD selaku Walidata Pendukung. Hadir sebagai narasumber Kepala BPS Provinsi Kepri, Toto Haryanto Silitonga; Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepri, Hendri Kurniadi; serta, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapelitbang Provinsi Kepri, Hendrija.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Misni menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kominfo Kepri sebagai Walidata yang telah menyelenggarakan rapat koordinasi ini. Menurutnya, penyelenggaraan statistik sektoral merupakan tanggung jawab bersama seluruh OPD, bukan hanya Kominfo.

“Statistik sektoral sangat strategis bagi pembangunan daerah. Setiap kebijakan dan program harus berbasis data. Tanpa data yang akurat, perencanaan berpotensi gagal,” ujar Misni.

Ia menjelaskan bahwa data sektoral merupakan data yang dikumpulkan, diolah, dan disajikan oleh OPD sesuai tugas dan fungsi masing-masing, seperti data kependudukan, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan berbagai indikator sektoral lainnya.

Dalam evaluasi yang dipaparkan, nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2024 berada pada angka 2,61, sedikit di bawah target 2,7. Hal ini menuntut perbaikan pada beberapa aspek penyelenggaraan data.

Kementerian PANRB memberikan sejumlah rekomendasi, di antaranya:

1. Melakukan review dan evaluasi berkala terhadap proses bisnis statistik sektoral. 2. Mengevaluasi aspek SDM statistik, termasuk pemenuhan formasi fungsional statistik pada perangkat daerah. 3. Menguatkan proses pengumpulan, pemeriksaan, dan diseminasi data di setiap OPD.

Misni menegaskan bahwa target IPS tahun 2025 sebesar 2,8 harus dicapai melalui komitmen bersama. Ia juga menekankan pentingnya sinergi tiga pilar Satu Data Indonesia sesuai amanat Perpres 39 Tahun 2019, yakni: BPS sebagai pembina statistik, Bappeda sebagai koordinator, dan Diskominfo sebagai Walidata serta OPD sebagai produsen data.

Misni mengapresiasi langkah Diskominfo yang mewajibkan seluruh sekretaris OPD hadir tanpa diwakilkan sebagai bentuk komitmen peningkatan kualitas statistik sektoral.

“Pertemuan ini menjadi bukti komitmen kita bersama. Nilai IPS tidak bisa hanya dibebankan kepada Kominfo. Semua OPD berperan, BPS membina, Bappeda mengoordinasikan, dan Kominfo memverifikasi, memvalidasi, hingga mempublikasikan data,” tegas Misni.

Ia mencontohkan keberhasilan sejumlah indikator makro Kepri yang berbasis data, seperti inflasi Kepri yang stabil di angka 2,6 dan menjadi salah satu yang terendah, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang telah meningkat dari kategori tinggi menjadi sangat tinggi dan berada pada peringkat ketiga nasional.

Hal ini membuktikan bahwa kolaborasi data lintas OPD berpengaruh langsung pada kualitas pembangunan daerah.

Mengakhiri sambutannya, Misni berharap rapat ini dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif serta memperkuat koordinasi antar dinas.

“Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat antara BPS, Bappeda, Kominfo, serta seluruh OPD, kita optimistis target nilai statistik sektoral dapat kita capai. Data yang akurat adalah fondasi pembangunan Kepri yang maju, makmur, dan merata,” tutupnya.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan paparan teknis dari BPS dan Diskominfo mengenai evaluasi, perbaikan metadata, integrasi ke portal Satu Data Indonesia, serta tindak lanjut rencana aksi SDI tahun 2025. (RLS)

Redaktur: Yul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

​PWI-BNNP Kepri Mitra Strategis Dalam Rangka Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika

10 Juni 2026 - 00:58 WIB

Pengurus Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kunjungan silaturahmi ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau di Batam, Selasa (9/6/2026).

Latsar CPNS 2026 Ditutup, 570 Peserta Dinyatakan Lulus dan Siap Mengabdi Untuk Masyarakat

9 Juni 2026 - 16:20 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni menghadiri Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026 di Aula Wan Seri Beni Dompak, Tanjungpinang, Selasa (09/06).

Pemprov Kepri dan Kementerian P2MI Perkuat Sinergi, Siapkan Talenta dan Perlindungan bagi Pekerja Migran

9 Juni 2026 - 08:27 WIB

Pemprov Kepri dan Kementerian P2MI Perkuat Sinergi, Siapkan Talenta dan Perlindungan bagi Pekerja Migran

Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Prima dan Humanis bagi Pekerja Migran

8 Juni 2026 - 17:46 WIB

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Drs. Mukhtarudin bersama Gubernur Kepri dan Wakil Gubernur Kepri saat melakukan kunjungan di di Provinsi Kepulauan Riau, Senin (08/06)

Gubernur Ansar: Hulubalang Harus Jadi Penjaga Marwah Adat dan Perekat Kehidupan Masyarakat Melayu

8 Juni 2026 - 10:37 WIB

Pelantikan Hulu Balang LAM Kepulauan Riau, Senin (08/06)
Trending di Kepri