TANJUNGPINANG, Kepri.info – Humas Bea Cukai (BC) Tanjungpinang, Setia, mengatakan hasil kinerja sepanjang tahun 2025 lampaui target.
Ia menyebutkan bahwa penerimaan bea cukai telah mencapai lebih dari Rp. 32 miliar melewati target yang ditetapkan.
“Capaian lebih dari 102 persen. Di tengah keterbatasan ekonomi, kami tetap mampu memenuhi bahkan melampaui target,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Selasa (09/12/2025).
Sementara itu, ia mengungkapkan penerimaan pajak dari kegiatan impor juga menunjukkan kontribusi besar.
“Untuk pajak dari sisi impor, nilainya sudah mencapai dua setengah triliun rupiah,”ungkapnya.
Dari aspek pengawasan, Bea Cukai menerbitkan 156 Surat Penetapan Penyegahan (SPP) dengan nilai barang yang berhasil dicegah mencapai Rp. 21,6 miliar.
“Potensi kerugian negara yang kita amankan sekitar Rp. 5,4 miliar rupiah,” jelasnya.
Penindakan terhadap rokok ilegal juga menunjukkan intensitas tinggi. Sepanjang 2025, lebih dari 4,12 juta batang rokok ilegal diamankan.
“Nilai barangnya mencapai Rp. 7,9 miliar, dan potensi kerugian negara sekitar Rp. 5,2 miliar,” kata Satria.
Ia menambahkan bahwa dalam penanganan tindak pidana cukai, pihaknya telah menerapkan Ultimum Remedium sebanyak empat kali dengan nilai perkara mendekati Rp. 500 miliar.
“Ini langkah hukum paling akhir yang kami ambil ketika upaya lain tidak lagi efektif,” ungkapnya.
Tak kalah penting, penindakan terhadap Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif (NPB) juga menunjukkan hasil signifikan.
“Untuk NPB, seperti yang sudah saya sampaikan, totalnya kurang lebih 8,5 kilogram dari tiga kali penindakan,” ucapnya.
Selain itu, BC juga menindak delapan kasus balpress berisi pakaian, sepatu, dan tas bekas yang dibawa oleh penumpang.
“Dari seluruh operasi tersebut, kami amankan lebih dari 16 koli barang. Barang-barang itu dibawa oleh penumpang, jadi volumenya memang tidak terlalu besar. Di luar penindakan, kami tetap menjalankan fungsi fasilitasi seperti ekspor perdana, pemberdayaan UMKM, serta layanan untuk sektor industri,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa keseluruhan capaian ini merupakan bukti keseriusan BC Tanjungpinang dalam mengamankan penerimaan dan menjaga wilayah perbatasan.
“Kami akan terus memperkuat pengawasan dan menjaga kepercayaan publik. Perlindungan masyarakat dan negara adalah prioritas kami,” pungkasnya. (Nzl)
Reporter: Nuzli Rhamadhani
Redaktur: Jendaras Karloan








