KEPRI.INFO- Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kepulauan Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan setelah pta kepri raih badilag awards 2026. Penghargaan ini diberikan atas kepatuhan dalam verifikasi laporan keuangan satuan kerja di wilayahnya pada Selasa (10/03).
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr.H. Sunarto, S.H., M.H.
Seremoni berlangsung dalam rangkaian Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama.
Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen PTA Kepri dalam memastikan tertib administrasi. Akuntabilitas pengelolaan keuangan pada seluruh satuan kerja di wilayah hukumnya juga menjadi fokus utama.
Melalui proses verifikasi konsisten, PTA Kepulauan Riau mampu mendorong peningkatan kualitas penyusunan laporan keuangan. Ini memastikan laporan keuangan lebih transparan, akurat, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua PTA Kepulauan Riau, Dra. Hj. Rosliani, S.H., M.A., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi aparatur. Ini melibatkan PTA Kepulauan Riau dan satuan kerja pengadilan agama di wilayahnya.
Ia menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga motivasi. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara secara profesional dan bertanggung jawab.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan pembinaan kepada seluruh satuan kerja. Tujuannya agar penyusunan serta verifikasi laporan keuangan dilaksanakan tepat waktu, akurat, dan sesuai prinsip akuntabilitas,” ujarnya.
Badilag Awards adalah ajang penghargaan dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama. Penghargaan ini diberikan kepada satuan kerja maupun pengadilan tingkat banding dengan kinerja terbaik.
Dengan penghargaan ini, PTA Kepulauan Riau diharapkan menjadi contoh dalam penerapan tata kelola keuangan yang baik. Prestasi ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
Prestasi ini juga menjadi bukti nyata komitmen PTA Kepulauan Riau dalam mendukung terwujudnya peradilan yang modern. Ini menunjukkan semangat untuk menciptakan sistem peradilan yang transparan dan akuntabel.(Rls)
Redaktur: Eb







