Menu

Mode Gelap

Kepri

“Saya Begini Karena Bapak dan Ibu Guru”

badge-check


					“Saya Begini Karena Bapak dan Ibu Guru” Perbesar

 

* Wagub Marlin Pimpin Upacara HGN 2021

Pandemi ini tidak memadamkan semangat para guru, tapi justru menyalakan obor perubahan. Guru mau tidak mau mendatangi rumah-rumah pelajar untuk memastikan mereka tidak ketinggalan pelajaran. Guru mau tidak mau  mempelajari teknologi yang belum pernah mereka kenal. Guru mau tidak mau menyederhanakan kurikulum untuk memastikan murid mereka tidak belajar di bawah tekanan.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina saat menjadi Inspektur Upacara pada Hari Guru Nasional (HGN) di Dataran Engku Putri, Kota Batam, Kamis (25/11). Pada upacara yang juga dihadiri Wali Kota Batam H Muhammad Rudi itu, Wagub Marlin memang membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim.

“Saya Begini Karena Bapak dan Ibu Guru”

 

Usai memimpin upacara, Wagub Marlin tampak membaur bersama para guru. Ketua TP PKK Kota Batam ini berbincang-bincang dan bersenda gurau dengan para guru.

“Saya begini karena Bapak dan Ibu Guru. Terima kasih atas ilmu, dan kasih sayang dalam mendidik kami, sampai menjadi seperti ini,” kata Wagub Marlin.

Wagub Marlin mengatakan dirinya terus berharap para terus menyalakan obor perubahan. Terus bersemangat seperti disampaikan Menteri untuk tidak padam karena pandemi. Tetap memberi yabg terbaik kepada anak didik untuk menjadi generasi terbaik.

“Saya Begini Karena Bapak dan Ibu Guru”

 

Membacakan apa yang disampaikan Menteri Nadiem, Wagub Marlin mengatakan bahwa tahun lalu adalah tahun yang penuh ujian. Semua tersandung dengan adanya pandemi. Guru dari Sabang sampai Merauke terpukul secara ekonomi, terpukul secara kesehatan, dan terpukul secara batin.

Nadiem juga menyampaikan bahwa guru di seluruh Indonesia  menangis   melihat   murid   mereka   semakin   hari   semakin   bosan, kesepian,  dan kehilangan   disiplin. Tidak hanya tekanan   psikologis karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), banyak guru mengalami tekanan ekonomi untuk memperjuangkan keluarga mereka agar bisa “makan”. Sangat wajar jika dalam situasi ini banyak guru yang terdemotivasi.

Nadiem pun menceritakan sebuah fenomena yang tidak terkira. Saat dirinya menginap di rumah guru honorer di Lombok Tengah, saat dirinya menginap di rumah Guru Penggerak di Yogyakarta, saat dirinya menginap bersama santri di pesantren di Jawa Timur, Nadiem sama sekali tidak mendengar kata “putus asa”.

Saat sarapan dengan mereka, Nadiem mendengarkan terobosan-terobosan yang mereka inginkan di sekolah mereka. Wajah mereka terlihat semangat membahas platform teknologi yang cocok dan tidak cocok untuk mereka. Dengan penuh percaya diri, mereka memuji dan mengkritik kebijakan dengan hati nurani mereka.

“Pandemi ini tidak memadamkan semangat para guru, tapi justru menyalakan obor perubahan,” kata Nadiem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

KJK Matangkan UKW 2026, Ambok Akok Ditunjuk Pimpin Panitia Enam Kelas Gratis

1 Agustus 2026 - 22:35 WIB

KJK Matangkan UKW 2026, Ambok Akok Ditunjuk Pimpin Panitia Enam Kelas Gratis

KJK Pastikan UKW Gratis Tetap Berjalan, Utamakan Profesionalisme Wartawan

28 Juli 2026 - 13:48 WIB

Sekretaris Jenderal (Sekjen) KJK, Amril,

Kemendagri Apresiasi Komitmen Pemprov Kepri Wujudkan Posyandu Enam Bidang SPM

23 Juli 2026 - 10:01 WIB

Kemendagri Apresiasi Komitmen Pemprov Kepri Wujudkan Posyandu Enam Bidang SPM

Seluruh Fraksi DPRD Kepri Setujui Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Dibahas Lanjut

21 Juli 2026 - 09:24 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Riau dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah

Ribuan Warga Tanjungpinang Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Gubernur Ansar, Spanyol Keluar Sebagai Juara

20 Juli 2026 - 08:34 WIB

Ribuan masyarakat Tanjungpinang memadati kawasan Median Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah untuk mengikuti kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Bola Gembira Piala Dunia 2026 partai final antara Spanyol melawan Argentina yang digelar bersama Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad, Senin (20/7/2026).
Trending di Kepri