Menu

Mode Gelap
Banjir Rob Terjang Tanjunguban, Lalu Lintas Ke Pelabuhan Bulang Linggi Terhambat Jadwal Keberangkatan Kapal Ferry di Tanjungpinang 06 Desember 2025 Jadwal Keberangkatan Kapal Ferry di Tanjungpinang 05 Desember 2025 Prakiraan Cuaca BMKG untuk Wilayah Kepri Besok Hari Berawan dan Berpotensi Hujan Ringan Hingga Sedang Kejati Kepri dan Pemprov Teken MoU Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial Kadis PUPP Kepri Targetkan Pembayaran Selesai 25 Desember, Program 2026 Mulai Disiapkan

Kepri

Tim BLC Sosialisasi & Edukasi Covid-19 pada Para Ibu PKK Tg.Riau

badge-check


					Tim BLC Sosialisasi & Edukasi Covid-19 pada Para Ibu PKK Tg.Riau Perbesar

Kepri.Info – Bersatu Lawan Covid-19 (BLC) Kepri – Batam melakukan sosialisasi dan edukasi Covid-19 pada ibu-ibu kader PKK Kelurahan Tanjung Riau Kecamatan Sekupang, Batam. Kegiatan ini diharapkan kewaspadaan masyarakat meningkat dalam menghadapi wabah Covid-19 di lingkungan mereka, termasuk dalam membiasakan protokol kesehatan hingga ketingkat keluarga.

Antusias para ibu kader PKK mengikuti sosialisasi dan edukasi Covid-19 sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang mereka sampaikan. Mulai dari pengaturan jarak saat berkumpul, penularan virus Covid-19 pada mayat, dan penanganan Covid-19 pada anak Balita.

Berbagai pertanyaan tersebut dijawab oleh Tim BLC Kepri, Chris Triwinarsis dan dr. Frianto Ismail yang merupakan sekretaris dan dokter relawan BLC.

dr. Frianto menjelaskan, virus Covid-19 masih hidup dalam tubuh jenazah seiring terjadinya pembusukan. Sehingga jenazah yang terkonfirmasi positif tidak diizinkan diurus oleh keluarga. Proses pemandian sampai penguburan dilakukan langsung oleh pihak rumah sakit sesuai dengan standar nasional.

“Saat memandikan jenazah bisa saja menularkan ke petugas yang memandikan mayat karena di dalam tubuh jenazah masih hidup virus covid. Makanya disepakati standar penanganan jenazah yang positif Covid-19,” jelas Frianto.

Untuk anak-anak Balita yang terkonfirmasi, dr.Frianto memberikan keyakinan kepada para ibu bahwa anak yang dirawat bukan berarti dipaksa dipisahkan dari keluarga untuk selamanya. Tetapi hanya dalam jangka waktu singkat sampai sembuh saja. Meskipun demikian, para ibu diajak untuk lebih dini mengenal gejala-gejala terinfeksi Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri lebih awal.

Sementara untuk menjaga jarak di tempat umum yang sering diabaikan, hal tersebutlah yang harus menjadi catatan para ibu, untuk kemudian menjadi pengingat di setiap kegiatan untuk menerapkan kebiasaan adaptasi baru seperti terus memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

Lurah Tanjung Riau, Agus Sofian mengucapkan terima kasih kepada Tim BLC Kepri-Batam yang telah memberikan perhatian pada masyarakat Tanjung Riau Kecamatan Sekupang dalam menghadapi Covid-19.

Sosialisasi dan Edukasi seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat, tambahnya, terutama disaat informasi-informasi yang tidak benar melalui whatsapp grup dan media sosial.

“Sosialisasi ini sudah tiga kali kami adakan. Mulai dari kader PKK, Posyandu sampai ke majelis-majelis taklim. Target saya memutus Covid-19 sampai ke tingkat keluarga. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami sebagai pemerintah daerah,” jelasnya.

Seorang warga Tanti Nuraini mengaku sangat puas dengan sosialisasi yang dilalukan Tim BLC Kepri-Batam. “Kami semakin mengerti dan semakin siap menghadapi Covid-19 apabila sampai ke keluarga kami,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Rob Terjang Tanjunguban, Lalu Lintas Ke Pelabuhan Bulang Linggi Terhambat

6 Desember 2025 - 10:15 WIB

Jadwal Keberangkatan Kapal Ferry di Tanjungpinang 06 Desember 2025

6 Desember 2025 - 08:30 WIB

Jadwal Keberangkatan Kapal Ferry di Tanjungpinang 05 Desember 2025

5 Desember 2025 - 09:14 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG untuk Wilayah Kepri Besok Hari Berawan dan Berpotensi Hujan Ringan Hingga Sedang

5 Desember 2025 - 08:47 WIB

Kejati Kepri dan Pemprov Teken MoU Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

4 Desember 2025 - 15:53 WIB

Trending di Kepri