oleh

Wali Kota Minta BP Kawasan FTZ Tanjungpinang Bawa Investor Berinvestasi

Foto bersama di acara ramah tamah Wali Kota Tanjungpinang dengan pelaku usaha.

Kepri.Info – Wali Kota Rahma meminta Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Tanjungpinang membawa investor untuk berinvestasi.

Rahma juga berharap agar pihak BP Kawasan FTZ Tanjungpinang dapat membantu membangun kota itu. Pemerintah setempat juga akan membantu dan mempermudah sarana perizinan jika investor ingin berinvestasi.

Kepala BP Kawasan FTZ Tanjungpinang, Ihksan Fansuri.

“Bawa investor ke Tanjungpinang, minimal satu perusahaan berdiri. Mudah-mudahan dengan Kepala BP FTZ Tanjungpinang yang baru mampu membuktikan,” tegas Wali Kota Tanjungpinang Rahma saat memberikan kata sambutan di acara ramah tamah bersama pengusaha, Rabu (14/10/2020).

Menanggapi permintaan Wali Kota Tanjungpinang, Kepala BP Kawasan FTZ Tanjungpinang, Ihksan Fansuri, menuturkan, pihaknya akan berusaha sebaik mungkin untuk menarik investor masuk ke Tanjungpinang.

Bahkan, sambung Ihksan, BP Kawasan FTZ optimis bisa mendatangkan lebih dari satu investor sesuai harapan Wali Kota Tanjungpinang Rahma.

“Mungkin lebih dari satu. Saat ini beberapa investor sudah melirik dan ingin berinvestasi di Tanjungpinang,” tegasnya.

Ihksan Fansuri menjelaskan, saat ini pihaknya sedang fokus menyelesaikan persoalan lahan, infrastruktur, air dan listrik di Kawasan FTZ yang dinilai menghambat investor ingin berinvestasi di Tanjungpinang.

Tujuan pembangunan infrastruktur jalan, pembebasan lahan serta fasilitas air dan listrik tersebut, menurutnya untuk membuat para investor merasa nyaman berinvestasi di Kawasan FTZ Tanjungpinang.

“Saat ini kami menuntaskan mengenai persoalan lahan, itu boleh nggak, semua lahan orang, misalnya di wilayah Dompak itu 50 persen HGU lahan milik perusahaan,” tuturnya.

Ihksan menyebut, pihaknya juga tengah mengerjakan pembangunan jalan melalui dana pemerintah pusat (APBN) di wilayah Senggarang.

“Saya rasa bisa menarik investor masuk. Investasi yang kita inginkan membangun pabrik agar dapat menyerap tenaga kerja. Saat ini baru investor lokal,” katanya.

(red)

Komentar