Menu

Mode Gelap

Kepri

Gubernur Kepri Bahas Sinergi dan Isu Strategis Bersama Kakanwil Kemenkumham Pasca Restrukturisasi

badge-check


					Gubernur Ansar saat berbincang bersama Kakanwil (Diskominfo Kepri) Perbesar

Gubernur Ansar saat berbincang bersama Kakanwil (Diskominfo Kepri)

TANJUNGPINANG,Kepri.info – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menerima kunjungan silaturahmi dari tiga Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM yang kini telah dipisah menjadi beberapa lembaga baru. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Gubernur di Dompak, Selasa (4/3/2025).

Ketiga tamu yang hadir adalah Kakanwil Kementerian Hukum Kepri, Edison Manik, Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Ujo Sutojo, serta Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Kepri, Aris Munandar.

Gubernur Ansar didampingi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Luki Zaiman, Kepala BKAD Veni Meitaria, Kepala Dinas Pariwisata Guntur Sakti, serta Kepala Biro Hukum Kuntum Purnomo.

Pertemuan tersebut menjadi ajang perkenalan sekaligus koordinasi perdana antara Gubernur Ansar dan para Kakanwil setelah adanya restrukturisasi di tubuh Kementerian Hukum dan HAM.

Seperti diketahui, restrukturisasi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto membagi Kemenkumham menjadi empat lembaga terpisah, yaitu Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan; Kementerian Hukum; Kementerian HAM; serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, para Kakanwil memaparkan peran serta fungsi baru yang mereka emban sesuai dengan struktur kelembagaan yang baru tersebut.

Menanggapi hal itu, Gubernur Ansar menekankan pentingnya membangun sinergi yang erat antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Kanwil Hukum demi memastikan regulasi di daerah selaras dengan ketentuan pusat.

“Kami ingin memastikan seluruh produk hukum daerah benar-benar selaras, sehingga tidak ada aturan yang bertabrakan. Untuk itu, kami akan menggelar koordinasi secara virtual dengan bupati dan wali kota se-Kepri, sekaligus menyepakati komitmen bersama agar semua pihak memperhatikan harmonisasi regulasi ini,” ujar Ansar.

Ia juga mengingatkan pentingnya melakukan pemetaan dan pendataan ulang terhadap semua produk hukum yang ada, baik yang sudah maupun yang belum melalui proses harmonisasi.

Menurutnya, regulasi yang tidak selaras bisa berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Selain soal regulasi, Gubernur Ansar turut mengangkat isu perlindungan kekayaan intelektual di Kepri, yang dinilai perlu pembahasan lebih lanjut secara teknis.

Isu kebijakan bebas visa juga menjadi sorotan dalam diskusi tersebut. Menurut Ansar, kebijakan bebas visa sangat penting untuk menarik lebih banyak wisatawan dan mendorong investasi di Kepulauan Riau.

“Selain kebijakan bebas visa, kita juga harus mengkaji bagaimana dampak ekonomi dari aktivitas kapal pesiar yang singgah di Kepri. Kajian ekonomi ini penting supaya manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Ansar turut menyinggung isu serius lainnya, yaitu pencegahan dan penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Ia mendorong agar pemerintah daerah dan Forkopimda duduk bersama merumuskan langkah-langkah strategis yang lebih efektif untuk mengatasi persoalan tersebut.

Gubernur Ansar berharap hubungan dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepri dan jajaran Kanwil Hukum semakin kuat, demi menciptakan regulasi daerah yang harmonis sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi yang berbasis kepastian hukum.(Rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Relokasi UMKM Kawasan Gurindam 12 demi Kenyamanan dan Keindahan Kota, PPKTL Minta Pedagang Patuhi Kebijakan Pemerintah

24 Juni 2026 - 19:18 WIB

Desain penataan kawasan Gurindam 12 Kota Tanjungpinang

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri, Wagub Nyanyang: Objek Vital Nasional Harus Terlindungi dari Ancaman Terorisme

24 Juni 2026 - 15:53 WIB

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus memperkuat upaya pencegahan tindak pidana terorisme melalui peningkatan sistem pengamanan pada objek vital nasional. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui asesmen sistem pengamanan yang dilakukan di PT PLN Indonesia Power Tanjungpinang, Selasa (23/6/2026).

Kepri Targetkan Tujuh Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan

23 Juni 2026 - 15:34 WIB

Wagub Kepri dan Kepala BNPT RI Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat di Dompak

Pemprov Kepri Raih Opini WTP Ke-16 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

22 Juni 2026 - 19:58 WIB

Pemprov Kepri Raih Opini WTP Ke-16 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Dukungan Menguat, Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa di Penyengat Segera Dimulai

21 Juni 2026 - 15:25 WIB

Di sela pelaksanaan Penyengat Heritage 2026 di Balai Adat Pulau Penyengat, Sabtu (20/6), Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menerima langsung dokumen dukungan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Indonesia dari tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Pulau Penyengat.
Trending di Kepri