Menu ✖

Mode Gelap

Bintan

RSUD Bintan Tangani 178 Pasien Penderita Malaria.

badge-check


					Direktur RSUD Bintan, Tony Masruri Perbesar

Direktur RSUD Bintan, Tony Masruri

KEPRI.INFO,Bintan – Kasus Malaria di Kabupaten Bintan mengalami peningkatan setiap bulannya. Bahkan kasus penyakit ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari data yang diperoleh, masyarakat yang dirawat di RSUD Bintan akibat malaria di tahun lalu hanya 14 orang. Sementara di tahun ini pada Semester I yaitu dari Januari-Juni 2026 tembus 178 orang.

Direktur RSUD Bintan, Tony Masruri mengatakan bedasarkan data dari rumah sakit ini sudah 178 orang yang dirawat akibat menderita Malaria.

“Dari 178 orang itu, sebanyak 142 orang menjalani rawat inap dan 36 orang rawat jalan,” ujar Tony Masruri saat diwawancarai di RSUD Bintan, Kijang, Selasa (7/7/2026).

Setiap bulannya ada pasien penderita Malaria yang dirawat di rumah sakit ini. Mulai dari Januari itu ada 1 orang rawat jalan dan 6 orang rawat inap.

Berikutnya Februari ada 1 orang rawat jalan dan 5 orang rawat inap, serta Maret ada 5 orang rawat jalan dan 17 orang rawat inap.

Kemudian di April ada 12 orang rawat jalan dan 24 orang rawat inap. Lalu Mei ada 5 orang rawat jalan dan 53 orang rawat inap serta Juni ada 12 orang rawat jalan dan 37 orang rawat inap.

“Untuk di Juli masih ada tapi belum direkap. Angka pastinya kami belum tau karena direkap pada akhir Juli,” jelasnya.

Bedasarkan data tersebut lonjakan kasus itu mulai terjadi pada April, Mei dan Juni. Sedangkan wilayah yang paling banyak kasusnya berada di wilayah pesisir seperti Kecamatan Mantang da Teluk Bintan.

Penyakit Malaria ini ditimbulkan akibat parasit plasmodium yang ditularkan dari gigitan nyamuk Anopheles Betina. Nyamuk ini aktiv pada sore hari hingga ke pagi.

“Masyarakat yang tertular penyakit ini harus mengkonsumsi obat yang diberikan selama 14 hari. Dengan begitu, parasit tersebut akan mati di dalam tubuh jika obat tidak dikonsumsi secara teratur maka pasien akan kembali terjangkit setelah lima tahun kemudian,” katanya.

Dirut RSUD mengimbau agar masyarakat budayakan hidup sehat dengan menjaga lingkungan rumah selalu bersih. Apalagi saat ini musim pancaroba, cuaca berubah-ubah. Tentunya nyamuk tersebut mudah berkembang.

Penulis: Yuli

Redaktur: Suaib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Angkut 20 Penumpang ASN, Bus Pemkab Bintan Tabrakan dengan Mobil Expander di Jembatan Pulau Ladi

20 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Angkut 20 Penumpang ASN, Bus Pemkab Bintan Tabrakan dengan Mobil Expander di Jembatan Pulau Ladi

Sambut HUT Humas Polri ke-75, Polres Bintan Gelar Donor Darah, 13 Personel Turut Berpartisipasi

20 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Sambut HUT Humas Polri ke-75, Polres Bintan Gelar Donor Darah, 13 Personel Turut Berpartisipasi

Dua Rumah Dinas Guru di Bintan Timur Ludes Terbakar, Polisi Temukan Stop Kontak Hangus

19 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Dua Rumah Dinas Guru di Bintan Timur Ludes Terbakar, Polisi Temukan Stop Kontak Hangus

Pengurus PWI Bintan 2026–2029 Resmi Dilantik, Harjo Waluyo Tekankan Kerja Kolektif

15 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Pengurus PWI Bintan 2026–2029 Resmi Dilantik, Harjo Waluyo Tekankan Kerja Kolektif

Curi Motor Mahasiswa KKN di Bintan, Dua Residivis Curanmor Ditangkap Polisi

9 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Curi Motor Mahasiswa KKN di Bintan, Dua Residivis Curanmor Ditangkap Polisi
Trending di Bintan