KEPRI.INFO,TANJUNGPINANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendorong pelaku usaha di Tanjungpinang dan Bintan untuk tertib melaporkan investasi mereka.
Upaya ini dilakukan melalui Bimbingan Teknis Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Triwulan II Tahun 2026 di Hotel CK Tanjungpinang pada Kamis (2/7/2026).
Sekretaris DPMPTSP Kepri, Joni Hendra Putra, membuka acara tersebut mewakili Kepala Dinas. Dalam sambutannya, Joni menekankan posisi strategis Kepri sebagai gerbang perdagangan global yang kaya sumber daya alam.Ia berharap pelaku usaha memahami ketentuan penanaman modal yang berlaku agar iklim investasi tetap kondusif.

Data DPMPTSP menunjukkan realisasi investasi Kepri pada Triwulan I tahun 2026 telah mencapai Rp23,80 triliun. Angka ini merupakan bagian dari target investasi tahunan sebesar Rp85,62 triliun. Pemerintah membutuhkan data LKPM yang akurat dari pelaku usaha sebagai dasar penyusunan kebijakan pengembangan daerah.
“DPMPTSP berkomitmen terus meningkatkan pelayanan, salah satunya melalui Klinik Investasi,” ujar Joni Hendra Putra. Layanan ini memfasilitasi pelaku usaha yang menghadapi kendala perizinan maupun hambatan teknis dalam menjalankan bisnis. Melalui pendampingan ini, pemerintah berupaya meminimalisir kendala operasional di lapangan.
Ketua Pelaksana, Nosy Syarfita, menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan menyinkronkan program prioritas nasional dengan daerah. Selain itu, kegiatan ini memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembinaan penanaman modal. Pelaku usaha mendapatkan bimbingan teknis langsung untuk meningkatkan kualitas laporan mereka.
Panitia menghadirkan narasumber berkompeten dari Kementerian Investasi dan BKPM. Mereka adalah Direktur Wilayah I, Agus Joko Saptono, serta Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, Hengki Novriansyah Nasir. Hadir pula Aji Farid Rohman Hakim yang memberikan materi teknis pelaporan kepada para peserta.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat fungsional DPMPTSP Kepri, Emiliawati dan Risma Rini. Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Bintan, Syarifah Kumala Novita, juga tampak hadir mengikuti jalannya bimbingan teknis tersebut.(*)
Redaktur: Suaib







