
tokoh masyarakat Tionghoa yang ada di Tanjungpinang, Bobby Jayanto
Salah seorang tokoh masyarakat Tionghoa yang ada di Tanjungpinang, Bobby Jayanto berkeinginan Moon Cake Festival (MCF) yang digelar pada 22 September lalu di Jalan Merdeka, untuk tahun berikutnya masuk dalam Celender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.
Dengan tujuan, kata Bobby yang juga menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tanjungpinang ini agar MCF lebih dikenal secara luas sampai ke mancanegara.
Menurutnya, memang saat ini MCF sudah masuk dalam kelender event yang disusun Disbudpar Kota Tanjungpinang dan Dispar Kepri.
“Namun untuk kedepanya kita berharap MCF bisa masuk dalam CoE Kemenpar RI,” harapnya belum lama ini.
Bobby yakin, apabila MCF masuk dalam CoE Kemenpar RI niscaya MCF bakal ramai dan meriah, selain itu Wisata Mancanegara (Wisman) juga akan banyak berkunjung ke Tanjungpinang karena promosinya akan meluas dibantu Kemenpar RI.

Walikota Tanjungpinang, Syahrul, saat membuka Festiival Moon Cake di Jalan Merdeka, Sabtu (22/9) malam.
Dirinya sambung Bobby siap memberikan pemikiran jika Kemenpar RI ingin memasukkan MCF dalam CoE. Dirinya juga siap mempromosikan MCF agar dikunjungi oleh wisman terutama dari negara tetangga Singapura dan Malaysia, termasuk dari wisman dari China yang sekarang membanjiri Tanjungpinang.
Permintaan Bobby tetsebut telah diamini oleh Wakil Ketua Tim Pengembangan Destinasi Wisata Kemenpar RI, Tendi Nuralam yang hadir pada acara MCF tersebut.
Menurut Tendi, pantas dan wajar jika MCF masuk kelender wisata Kemenpar RI. Apalagi dukungan dari Pemko Tanjungpinang dan Pemprov Kepri sangat jelas.
“Kita akan usulkan ke Kemenpar RI dari keinginan masyarakat Tionghoa ini, katanya.
Menurutnya, MCF di Tanjungpinang punya keunikan daripada MCF yang ada di daerah lain (di Indonesia). Di Tanjungpinang, kata dia, acaranya dipadukan antara etnis Melayu dan Tionghoa. Di daerah lain, MCF ini murni diisi oleh keturunan Tionghoa
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Disparbud Kota Tanjungpinang Raja Kholidin mengatakan, saat ini di Tanjungpinang baru Festival Pulau Penyengat dan Festival Bahari Kepri yang masuk dalam CoE Kemenpar RI.
“Kedepan kita berharap MCF bisa masuk CoE Kemenpar RI, Itu harapan kami dan harapan kita semua. Untuk itu kami minta seluruh masyarakat terutama dari etnis Tionghoa memberikan dukungan terhadap kegiatan ini dimasa yang akan datang,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana MCF Maswito menyampaikan, bahwa patut jika MCF masuk dalam CoE Kemenpar RI. “Karena barangnya sudah jadi, hanya tinggal mengolah biar lebih menarik,” pungkasnya. ***







