Menu

Mode Gelap

Tanjungpinang

Disdik dan BNN Tanjungpinang Jalin Sinergi Cegah Peredaran Narkoba di Sekolah

badge-check


					Keterangan Foto: Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang foto bersama saat lakukan kerja sama untuk pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungan sekolah, berlangsung di ruang rapat Disdik, Rabu (21/05/2025), (Diskominfo Tanjungpinang). Perbesar

Keterangan Foto: Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang foto bersama saat lakukan kerja sama untuk pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungan sekolah, berlangsung di ruang rapat Disdik, Rabu (21/05/2025), (Diskominfo Tanjungpinang).

TANJUNGPINANG, Kepri.info – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang menjajaki kerja sama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungan sekolah, berlangsung di ruang rapat Disdik, Rabu (21/05/2025).

Audiensi diterima Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMP, Inderi, mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Teguh Ahmad Syafari.

Rombongan BNN dipimpin Analis Pemberdayaan Masyarakat, Susi Lisdawati, bersama Penyuluh Narkoba Anung dan Riska serta tim Humas BNN.

Dalam pertemuan tersebut, BNN memaparkan sejumlah program pencegahan yang menyasar pelajar, khususnya melalui pendekatan edukatif dan pembentukan karakter sejak dini.

Menurut Susi, pendidikan karakter menjadi landasan penting agar siswa mampu membuat keputusan yang tepat dan menjauhi narkoba.

“Pengetahuan tentang bahaya narkoba sejak dini bisa menjadi benteng pertahanan dalam membentuk karakter siswa,” ujarnya.

Sementara itu, Inderi, mengatakan kerja sama ini sejalan dengan program nasional Tujuh Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan Presiden RI, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cukup.

“Untuk mewujudkan generasi emas Indonesia 2045, pemahaman tentang bahaya narkoba perlu diberikan sejak dini. Kolaborasi seperti ini perlu terus dibangun agar semangat gerakan tersebut bisa benar-benar diterapkan di lingkungan sekolah,” tutupnya. (Redaksi/rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Injourney Airports Peduli Disabilitas Serahkan Bantuan 100 Juta Lebih

19 Januari 2026 - 11:49 WIB

AKP Wamilik Mabel Jabat Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang

19 Januari 2026 - 10:11 WIB

Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang

18 Januari 2026 - 22:44 WIB

Komjen Pol Suyudi Ario Seto Kunjungi Polda Kepri

17 Januari 2026 - 14:22 WIB

Kebakaran Lahan di Kelurahan Senggarang, DPKP Tanjungpinang Butuh Waktu 3 Jam Padamkan Api

17 Januari 2026 - 13:43 WIB

Trending di Pinang