Menu

Mode Gelap

Kepri

Diskominfo Kepri Serahkan Rekomendasi Integrasi TTE SIPANGKAS ke BKAD

badge-check


					Empat dari Kanan, Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hendri Kurniadi, saat menyerahkan rekomendasi Integrasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada aplikasi SIPANGKAS kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kepulauan Riau, Senin (09/08) F- Kominfo Kepri Perbesar

Empat dari Kanan, Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hendri Kurniadi, saat menyerahkan rekomendasi Integrasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada aplikasi SIPANGKAS kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kepulauan Riau, Senin (09/08) F- Kominfo Kepri

KEPRI.INFO, KEPRI – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau secara resmi menyerahkan rekomendasi Integrasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada aplikasi SIPANGKAS kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kepulauan Riau.

Penyerahan dilakukan secara simbolis di Collaboration Room Diskominfo Kepri, Senin (09/02).

Penerapan SIPANGKAS berbasis TTE menjadi langkah penting dalam mendorong transparansi, efisiensi, serta akurasi pencairan anggaran daerah.

Selain mengurangi penggunaan kertas, sistem ini memastikan setiap proses tercatat secara digital dan dapat diawasi secara real-time.

Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hendri Kurniadi, dalam sambutannya mengapresiasi inovasi yang dilakukan BKAD.

Ia menilai penerapan TTE dalam aplikasi SIPANGKAS merupakan langkah maju dalam mendorong percepatan transformasi digital di sektor pengelolaan keuangan daerah.

“Inovasi dari BKAD ini sangat mempermudah proses keuangan dan pemeriksaan. Apalagi pemerintah pusat tengah mencanangkan percepatan pemerintahan digital. Semoga digitalisasi di Kepri semakin meningkat,” ujarnya.

Hendri menegaskan bahwa keterlibatan Diskominfo Kepri dalam penerapan TTE merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan digital yang aman dan terverifikasi.

Ia menyebut TTE yang digunakan telah mendapat persetujuan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sehingga validitasnya terjamin.

“TTE ini tidak sembarangan. Sudah tervalidasi oleh BSSN. Ke depan, inovasi ini bisa menjadi contoh bagi provinsi maupun OPD lainnya,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perlindungan hak cipta pada aplikasi SIPANGKAS agar rekam jejak inovasi dari Kepri tetap tercatat.

“Sering ada provinsi lain yang meniru aplikasi kita. Dengan pencatatan hak cipta, historisnya jelas bahwa inovasi ini berasal dari Kepri,” tambahnya.

Meski anggaran terbatas, Hendri memastikan pelayanan digital tetap harus optimal, mengingat kebutuhan storage dan aktivitas server yang tinggi.

“Setiap pagi antara pukul 07.00–07.30, server Diskominfo bisa menerima 16.000 kunjungan. Jangan sampai inovasi ini terhambat karena persoalan anggaran. Jika ada kendala pada implementasi awal, kami siap membantu,” ujarnya.

Menurutnya, SIPANGKAS akan meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan akurasi data keuangan daerah serta mempermudah proses pemeriksaan karena seluruh data terekam secara elektronik.

Sementara itu, Kepala BKAD Kepri, Venni Meitaria Detiawati, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Diskominfo dalam penyempurnaan SIPANGKAS.

Ia menjelaskan bahwa aplikasi SIPANGKAS yang dibangun sejak 2023 kini diperbarui untuk mengakomodasi fitur TTE.

“Selama ini pengajuan berkas SPM ke loket dilakukan secara manual dan bertingkat. Dengan SIPANGKAS, semuanya lebih ringkas, tanpa kertas, dan lebih cepat. Dukungan TTE membuat prosesnya semakin efisien,” ujar Venni.

Ia menegaskan bahwa inovasi SIPANGKAS merupakan bagian dari peningkatan pelayanan pencairan anggaran sekaligus mendukung penuh program pemerintahan digital.

Lebih lanjut, Venni mengungkapkan bahwa Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mewajibkan setiap OPD menghadirkan minimal tiga inovasi pada tahun 2026.

SIPANGKAS menjadi inovasi pertama BKAD pada tahun ini dan akan segera diuji coba sebelum nantinya diresmikan oleh Gubernur.

BKAD juga berharap integrasi TTE dapat diperluas, termasuk pada dokumen DPA agar keseluruhan proses lebih cepat dan efisien.

“Setelah penyerahan rekomendasi ini, SIPANGKAS akan kami bawa ke Pusdatin Kemendagri sebagai laporan penerapan pencairan berbasis TTE. Terima kasih atas dukungan Diskominfo yang bekerja sangat cepat,”tutupnya. (Rls)

Redaktur: Yul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kemendagri Apresiasi Komitmen Pemprov Kepri Wujudkan Posyandu Enam Bidang SPM

23 Juli 2026 - 10:01 WIB

Kemendagri Apresiasi Komitmen Pemprov Kepri Wujudkan Posyandu Enam Bidang SPM

Seluruh Fraksi DPRD Kepri Setujui Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Dibahas Lanjut

21 Juli 2026 - 09:24 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Riau dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah

Ribuan Warga Tanjungpinang Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Gubernur Ansar, Spanyol Keluar Sebagai Juara

20 Juli 2026 - 08:34 WIB

Ribuan masyarakat Tanjungpinang memadati kawasan Median Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah untuk mengikuti kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Bola Gembira Piala Dunia 2026 partai final antara Spanyol melawan Argentina yang digelar bersama Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad, Senin (20/7/2026).

Kepri Rampungkan Peta Potensi Investasi di Enam Daerah, DPMPTSP Dorong Pemerataan Investasi

16 Juli 2026 - 09:41 WIB

Kepala DPMPTS Kepri, Hasfarizal Handra saat menyampaikan sambutan

PMII Desak Polda Kepri dan Ombudsman Usut Dugaan Penimbunan Minyakita di Bintan

14 Juli 2026 - 16:30 WIB

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Tanjungpinang-Bintan
Trending di Hukrim