Menu ✖

Mode Gelap

Kepri

Isu Kesenjangan Desentralisasi, Forum TBM dan Stisipol Gelar Diskusi Buku Karya Priyo Handoko

badge-check


					Suasana kegiatan diskusi buku.(foto : M.Nazarullah) Perbesar

Suasana kegiatan diskusi buku.(foto : M.Nazarullah)

TANJUNGPINANG, Kepri.info – Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) kota Tanjungpinang bekerja sama dengan Sekolah tinggi ilmu sosial dan politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang, menggelar diskusi buku karya Priyo Handoko yang berjudul “Provinsi baru pasca Reformasi”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (18/11/2025) pagi di mini Auditorium Stisipol Raja Haji, setidaknya ada 88 orang mahasiswa Stisipol Raja Haji dari berbagai jurusan hadir dalam diskusi ini.

Priyo Handoko sebagai penulis hadir langsung dalam diskusi ini, selain itu Zamzami A. Karim akademisi senior di Kepri, turut hadir sebagai pembanding kemudian Endri Sanopaka yang juga akademisi ternama di Kepri menjadi Moderator dalam kegiatan literasi ini.

Buku yang ditulis oleh komisioner KPU Kepri tersebut dibahas secara gamblang dalam diskusi ini, adapun beberapa isu menjadi sorotan yang berkaitan dengan isu nasional saat ini, yakni isu kesenjangan yang kerap menjadi permasalahan bagi daerah pemekaran baru, baik itu kesenjangan anggaran hingga pembangunan.

Para peserta antusias mengikuti kegiatan literasi ini, namun sayangnya beberapa anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang sudah diundang berhalangan hadir, padahal kehadiran para tokoh tersebut bisa memberikan informasi yang penting terkait isu nasional terutama dalam hal hubungan pemerintah pusat dan daerah saat ini.

“Disini kita bisa lihat bagaimana kepedulian anggota DPD kita, sayangnya mereka tak hadir dalam forum ini, jadi bisa kita pertanyakan peran mereka sebenarnya apa untuk daerah”ungkap Endri Sanopaka di tengah diskusi dengan nada kecewa.

Di sisi lain, Priyo Handoko menjelaskan beberapa poin penting terkait isi buku yang ia tulis, dalam buku ini Priyo memotret 8 pemekaran daerah yang terjadi di Indonesia, salah satunya Provinsi Kepulauan Riau.

“Dalam buku ini saya mencoba mengekstrak segala sesuatu terkait pemekaran daerah, khususnya 8 daerah provinsi yang baru lahir pasca Reformasi, isu yang timbul adalah kesenjangan antara daerah dan pusat, namun ada hal positif yang juga terbuka karena pemekaran, misalnya kesempatan pembangunan untuk daerah hingga terbukanya peluang jabatan baru bagi instansi pemerintah dan perangkat daerah lainnya, namun apakah hal tersebut sudah memenuhi harapan masyarakat, silahkan anda cari jawabannya di buku ini”jelas Priyo.

Sementara itu Akademisi senior yang juga mantan ketua Stisipol Raja Haji, Zamzami A.Karim menanggapi buku tersebut dari sudut pandang akademi, terutama dari sudut pandang teori.

“Secara keseluruhan buku ini menarik untuk dibaca, namun disarankan untuk memasukan teori “Parkinson” yang mana pemekaran daerah itu bisa menjadi tidak diperlukan karena belum memenuhi syarat sebagai daerah yang mandiri atau malah menjadi beban lantaran tidak mampu PAD”ungkap Zamzami.

Namun Zamzami juga mengapresiasi karya Priyo Handoko tersebut karena memberikan banyak wawasan untuk para pembaca terutama tentang pemekaran daerah.

“Di Bab Akhir penulis mengekstrak isi bukunya, ini menarik”tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Forum TBM Tanjungpinang, Abdul Rauf Rahim memberikan tanggapan terkait kegiatan literasi ini.

“Apa yang menarik dari kegiatan ini? ini kita adakan tanpa APBD ratusan juta rupiah dan ini bukti bahwa giat literasi bisa kita laksanakan tanpa biaya yang mahal, maka dari itu kami mengajak siapapun disini, mari kita lestarikan iklim literasi seperti ini”Tegas Rauf.

Turut hadir beberapa tokoh penting lainnya seperti ketua Pengurus wilayah Forum TBM Kepri, Harken, kemudian tokoh literasi di Kepri Ridarman Bay, Budayawan sekaligus peneliti BRIN, Dedi Arman.(Drl)

Reporter : M.Nazarullah
Redaktur : Yulita Dani Kusumawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bandara RHF Tanjungpinang Perkuat Pasar Wisatawan, Dorong Sinergi Lintas Sektor

30 September 2026 - 11:33 WIB

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau Injourney Airports Kantor Cabang Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang terus mendorong penguatan sektor pariwisata dan perekonomian daerah melalui peningkatan pasar wisatawan domestik maupun internasional.

Peringati HUT Ke-81 TNI, Koarmada I Kobarkan Semangat Juang Pahlawan Melalui Ziarah Taman Makam Pahlawan

29 September 2026 - 08:49 WIB

Peringati HUT Ke-81 TNI, Koarmada I Kobarkan Semangat Juang Pahlawan Melalui Ziarah Taman Makam Pahlawan

DPM FEBM UMRAH Gelar Seminar Interaktif, Dicky Novalino Bahas Peran Strategis Mahasiswa

27 September 2026 - 11:16 WIB

DPM FEBM UMRAH Gelar Seminar Interaktif, Dicky Novalino Bahas Peran Strategis Mahasiswa

Guru Hebat Tak Cukup Hanya Kompeten, Harus Jadi Pelindung yang Aman bagi Murid

23 September 2026 - 21:35 WIB

Guru Hebat Tak Cukup Hanya Kompeten, Harus Jadi Pelindung yang Aman bagi Murid

Penimbunan dan Pemotongan Lahan di Batu IX Terus Berjalan, Izin UKL-UPL di Pertanyakan 

22 September 2026 - 17:53 WIB

Penimbunan dan Pemotongan Lahan di Batu IX Terus Berjalan, Izin UKL-UPL di Pertanyakan 
Trending di Tanjungpinang