Menu

Mode Gelap

Kepri

Masyarakat Bintan Bisa Laporkan Kerusakan Jalan Lewat SILUBANG, Ini Caranya

badge-check


					Kepala Dinas PUPR Bintan dan Kepala BPJN Kepri usai menandatangani perjanjian kerjasama.(foto : Humpro Pemkab Bintan) Perbesar

Kepala Dinas PUPR Bintan dan Kepala BPJN Kepri usai menandatangani perjanjian kerjasama.(foto : Humpro Pemkab Bintan)

BINTAN, Kepri.info – Kabar gembira untuk masyarakat Kabupaten Bintan, pemerintah membuka kesempatan untuk masyarakat Bintan menyampaikan aduan terkait akses jalan yang rusak dan berlubang melalui sistem informasi jalan berlubang atau SILUBANG.

Sistem Informasi Jalan Berlubang (SILUBANG) merupakan terobosan baru bagi masyarakat Bintan untuk melaporkan kondisi jalan berlubang secara langsung ke Dinas terkait untuk selanjutnya ditindak lanjuti.

Diluncurkan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Bintan, situs resmi ini menjadi bagian dari Proyek Perubahan Kepala Dinas PUPRP Bintan Wan Affandi yang secara resmi dilaunching dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Angkatan XXIII Tahun 2025, Senin (10/11) di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan.

Wan Affandi menjelaskan, Proyek Perubahan yang berjudul Optimalisasi Sistem Pelaporan Kerusakan Jalan memalui fitir SILUBANG di Bintan merupakan inovasi strategis yang dikembangkan dalam rangka meningkatkan efektivitas, efisiensi dan transparansi pelayanan publik di bidang infrastuktur jalan.

Melalui langkah ini, Pemerintah Daerah berupaya menciptakan sistem pelaporan kerusakan jalan yang terintegrasi, partisipatif dan berbasis teknologi informasi.

SILUBANG memungkinkan masyarakat untuk melaporkan kondisi jalan rusak aecara cepat, akurat dan real time melalui perangkat digital. Laporan yang masuk akan langsung terhubung dengan dashboard monitoring internal DPUPRP, sehingga proses verifikasi, penanganan dan tindak lanjut dapat dilakukan secara lebih responaif dan akuntabel.

“Jadi sistem pelaporan lebih terintegrasi. Respons kita juga bisa lebih cepat terkait perbaikan jalan. Outcome-nya juga kepercayaan dan kepuasan masyarakat bisa meningkat” jelas Wan Affandi singkat.

Bupati Bintan Roby Kurniawan pun turut memberikan apresiasi dan dukungan atas proyek perubahan yang sangat positif ini. Dikatakan Roby, lewat optimalisasi SILUBANG, masyarakat juga dapat memainkan perannya dalam mengawasi dan melaporkan kondisi terkini lapangan.

“Partisipasi masyarakat juga jadi salah satu indikator kemajuan dan pembangunan daerah. Lewat SILUBANG, sudah banyak jalan yang kita tau kondisinya, cukup vital untuk menunjang aktivitas dan bisa segera dilakukan perbaikan” kata Roby.

SILUBANG hingga hari ini telah diakses oleh 877 pengunjung, dimana laporan kerusakan jalan didominasi wilayah Bintan Utara, kemudian Bintan Timur dan Gunung Kijang serta Kecamatan-Kecamatan lainnya. Data ter-update diketahui beberapa titik telah selesai dikerjakan, beberapa diantaranya masih dalam proses perbaikan dan sisanya sedang dalam proses verifikasi.

Laporan kerusakan yang disampaikan tidak sekedar ruas jalan Kabupaten, beberapa diantaranya merupakan ruas jalan Provinsi hingga ruas jalan Nasional. Oleh sebab itu, dalam pelaksanaannya Dinas PUPRP Bintan dalam hal ini juga berkolaborasi dengan Pemerintan Provinsi hingga Pemerintah Pusat.(Drl)

Reporter : M.Nazarullah
Redaktur : Jendaras Karloan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Mata Warga Mulai Pedih, Kabut Asap Serang Tambelan hingga Sekolah Terancam Daring

12 September 2026 - 13:03 WIB

Mata Warga Mulai Pedih, Kabut Asap Serang Tambelan hingga Sekolah Terancam Daring

Bintan Raih Silver Award IMT-GT Green City Award Kategori Circular Economy dan Resource Efficiency

10 September 2026 - 19:49 WIB

Bintan Raih Silver Award IMT-GT Green City Award Kategori Circular Economy dan Resource Efficiency

Masuk Tahap ke-7, Perkim Bintan Fokuskan Pembangunan Masjid Agung Seri Bentan pada Tiga Pekerjaan Utama

10 September 2026 - 16:26 WIB

Masuk Tahap ke-7, Perkim Bintan Fokuskan Pembangunan Masjid Agung Seri Bentan pada Tiga Pekerjaan Utama

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

9 September 2026 - 13:24 WIB

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

Labkesmas Kepri Dibangun Rp18 Miliar, Kemendagri Verifikasi Kesiapan Kelembagaan

9 September 2026 - 09:32 WIB

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat sistem kesehatan masyarakat di tengah kondisi geografis daerah yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan.
Trending di Kepri