Menu

Mode Gelap

Nasional

Menag Nasaruddin Umar Puji Kualitas Kehidupan Beragama di Kepulauan Riau

badge-check


					Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar saat menyampaikan tausiah pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW digelar Pemprov Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (14/1/2026) malam. (F-DISKOMINFO KEPRI) Perbesar

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar saat menyampaikan tausiah pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW digelar Pemprov Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (14/1/2026) malam. (F-DISKOMINFO KEPRI)

Kepri.info,KEPRI – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengapresiasi kualitas kehidupan beragama masyarakat Kepulauan Riau yang dinilainya berada di atas rata-rata nasional.

Ia menilai tingginya indeks kerukunan mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menjaga harmoni.

“Kualitas jamaah dan kehidupan keagamaan masyarakat Kepulauan Riau ini sangat baik, bahkan berada di atas rata-rata. Ini tidak lepas dari peran pemerintah daerah yang konsisten menjaga kerukunan dan kualitas kehidupan sosial masyarakat,” ungkap Nasaruddin pada peringatan Isra Mikraj digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (14/1/2026) malam.

Nasaruddin juga mengapresiasi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau atas komitmen dalam membina kehidupan umat beragama yang harmonis di daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang telah menjaga dan meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama, sehingga Kepri menjadi daerah yang aman, damai dan harmonis,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Ansar menyampaikan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun berturut-turut, Provinsi Kepulauan Riau berhasil menjaga dan meningkatkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB).

Pada tahun 2025, lanjutnya IKUB Kepri mencapai 83,68 poin, meningkat 1,47 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 82,21 poin. Capaian tersebut menempatkan Kepri di peringkat ketiga regional Sumatera dan masuk klaster atas secara nasional.

“Alhamdulillah, dengan keberagaman suku, budaya dan agama yang ada di Kepulauan Riau, kita dapat hidup rukun, tenang dan damai. Ini adalah modal sosial yang sangat berharga untuk membangun daerah,” kata Gubernur Ansar. (RLS)

Penulis: Adi

Redaktur: An

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Refleksi Kemerdekaan, Prof Abdul Malik: Generasi Muda Kepri Harus Hayati Perjuangan dan Manfaatkan Peluang Pendidikan

16 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Refleksi Kemerdekaan, Prof Abdul Malik: Generasi Muda Kepri Harus Hayati Perjuangan dan Manfaatkan Peluang Pendidikan

Rumah Terancam Dilelang, Sulaiman Arofi Pertanyakan Proses Eksekusi di PA Tanjungpinang

14 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Rumah Terancam Dilelang, Sulaiman Arofi Pertanyakan Proses Eksekusi di PA Tanjungpinang

Kepri Raih Penghargaan Kinerja Penuh dari LKPP, Nyanyang Dorong Tata Kelola Pengadaan Semakin Berkualitas

12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Kepri Raih Penghargaan Kinerja Penuh dari LKPP, Nyanyang Dorong Tata Kelola Pengadaan Semakin Berkualitas

Wagub Nyanyang Kukuhkan Pengurus Marga Yap Batam 2026–2031, Dorong Pelestarian Budaya dan Kerukunan

12 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Wagub Nyanyang Kukuhkan Pengurus Marga Yap Batam 2026–2031, Dorong Pelestarian Budaya dan Kerukunan

KRI Kerambit-627 Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Batam

11 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., didampingi Dankodaeral IV, Asintel Dankodaeral IV, Pangkoarmada I, Kepala BNN RI dan Kapolda Kepri
Trending di Nasional