Menu

Mode Gelap

Bintan

Pemkab Bintan Akan Bentuk Satgas Penanganan Buaya

badge-check


					Keterangan Foto: Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika saat memimpin langsung Rapat Koordinasi penanganan satwa liar buaya, Selasa (24/06/2025) di Ruang Rapat III Bandar Seri Bentan, (Diskominfo Bintan). Perbesar

Keterangan Foto: Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika saat memimpin langsung Rapat Koordinasi penanganan satwa liar buaya, Selasa (24/06/2025) di Ruang Rapat III Bandar Seri Bentan, (Diskominfo Bintan).

BINTAN, Kepri.info – Dalam rangka respon cepat dan upaya berkelanjutan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika memimpin langsung Rapat Koordinasi penanganan satwa liar buaya bersama beberapa instansi lintas sektoral.

Rakor tersebut melibatkan BPBD Bintan sebagai leading sector kegiatan, kemudian Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah Tanjungpinang-Bintan, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSDPL) satuan kerja Tanjungpinang, DLH serta Jajaran Camat dan Polsek.

Rakor ini berangkat dari beberapa kejadian kemunculan predator tersebut di beberapa wilayah yang bahkan hingga memakan korban.

Tercatat ada 6 kejadian pada tahun 2024, dan hingga Juni 2025 terdapat 3 kejadian dimana salah satunya telah memakan korban jiwa (kejadian di Kecamatan Teluk Bintan).

Dinamika yang harus dihadapi, reptilia pemangsa ini sangat berbahaya jika hidup berdampingan dengan masyarakat.

Namun keberadaannya sendiri termasuk satwa yang dilindungi.

“Untuk itu kita mesti bijak dalam mengambil langkah. Yang pertama mitigasi semua lokasi yang berpotensi. Kemudian buat plang peringatan, termasuk juga aktif mengedukasi dan sosialisasi kepada masyarakat” ujar Ronny, Selasa (24/06/2025) di Ruang Rapat III Bandar Seri Bentan.

Salah satu mufakat yang didapat, Pemkab Bintan akan segera membentuk Satuan Petugas (Satgas) yang akan menangani konflik manusia dengan satwa liar buaya.

Sekda Ronny juga meminta penjelasan kepada BKSDA dan BPSDPL terkait penanganan buaya apabila ditemukan, ditangkap ataupun dalam kondisi emergency.

“Kami juga mohon petunjuknya, misalnya ada buaya yang ditangkap, itu apa yang harus kami perbuat. Perlu dikirim ke Batam atau bisa ke kandang penakaran misalnya di tempat kami, atau seperti apa. Ini bagian dari satwa yang dilindungi, tapi bsia menjadi ancaman besar dan penanganannya tidak bisa sembarangan” tambah Ronny.

Berkenaan hal tersebut, BPBD Bintan nantinya akan mengambil langkah dan kebijakan berdasarkan arahan serta petunjuk regulasi yang berlaku.

Titik terpentingnya, Pemerintah Daerah tetap mengedepankan keselamatan dan ketentraman masyarakat sebagai prioritas utama. (Redaksi/rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Dinas Kominfo Kepri Sosialisasikan Nobar Pildun 2026, Wajib Daftar Ke TVRI 45 Hari Sebelum Kickoff

29 April 2026 - 17:50 WIB

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri Hendri Kurniadi bersama jajarannya menerima kunjungan Direktur TVRI Wilayah Kepulauan Riau Yenni Marlinda yang juga didampingi jajarannya, Selasa (28/4) di Dompak. F-Kominfo Kepri

Sekda Misni Bekali CPNS Kepri: ASN Harus Adaptif, Berintegritas, dan Jadi Solusi di Tengah Tantangan Zaman

29 April 2026 - 17:37 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XXV Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, Rabu (29/4) F. Kominfo Kepri

Diskominfo dan KI Kepri Dorong Perbaikan Monev Badan Publik Menjadi Informatif

29 April 2026 - 13:12 WIB

Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) dan Komisi Informasi (KI) Kepri akan bekerjasama dalam memperkuat badan publik di lingkungan Pemprov Kepri menghadapi monitoring dan evaluasi (Monev) tahun 2026 ini.

Syiar Islam Menggema di Melayu Square, MTQH Tanjungpinang Resmi Dimulai

28 April 2026 - 20:47 WIB

Sekdaprov Kepri saat membuka MTQH tingkat Kota Tanjungpinang, Senin (27/04) malam. F-Kominfo Kepri

Wagub Nyanyang Hadiri HUT HKTI Ke-53, Tegaskan Komitmen Kepri Dukung Ketahanan Pangan Nasional

28 April 2026 - 09:42 WIB

Empat dari kanan, Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun HKTI ke-53 yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian RI, Jakarta, Senin (27/4).
Trending di Kepri