Menu

Mode Gelap

Kepri

Pemprov Kepri Ajukan Pinjaman Daerah Rp110 Miliar untuk Bangun Poli Baru RSUD RAT

badge-check


					Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat diwawancarai awak media, Rabu (19/11/2025). (Nuzli Rhamadhani) Perbesar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat diwawancarai awak media, Rabu (19/11/2025). (Nuzli Rhamadhani)

TANJUNGPINANG. Kepri.info – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) akan mengajukan pinjaman daerah sebanyak Rp.110 miliar untuk membangun gedung poli baru di RSUD Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan segera melakukan rencana pembangunan tersebut pada tahun 2026.

Menurutnya langkah ini sebagai upaya strategis guna meningkatkan kualitas serta kenyamanan layanan kesehatan di Kepri.

“Kita akan pinjam ke daerah. Pembangunan kita buat jangan tanggung-tanggung, bangun sekalian yang besar,” ujar Gubernur Ansar saat diwawancarai awak media, Rabu (19/11/2025).

Ia menegaskan bahwa gedung poli baru merupakan kebutuhan mendesak, mengingat saat ini berbagai layanan masih bercampur di area yang sama.

“Gedung yang akan kita dibangun itu dirancang setinggi lima lantai. Proses pembangunan ditargetkan berlangsung selama dua tahun, dimulai pada 2026 dan selesai pada 2027,” sebutnya.

Ia mengatakan bahwa masyarakat yang datang berobat rawat jalan, pasien yang mendaftar pagi, hingga keluarga yang menjenguk pasien rawat inap masih menggunakan ruang yang sama.

Kondisi itu dinilai kurang ideal dengan meningkatnya jumlah kunjungan pasien.

“Sekarang, masyarakat yang mendaftar pagi juga di ruangan itu. Masyarakat yang ingin datang melihat yang dirawat inap juga begitu. Kemudian ruang UGD kita terbatas,” ucapnya.

Gedung poli baru itu nantinya dibangun di belakang RSUD RAT dan akan terkoneksi dengan bangunan utama melalui koridor penghubung.

Di dalam gedung tersebut juga akan tersedia ruang praktik dokter dan ruang manajemen rumah sakit.

Sementara itu, bangunan lama RSUD RAT akan direhabilitasi secara menyeluruh.

“Yang ada ini nanti kita rehab juga. Kita perbaiki lantai, yang bocor-bocor kita perbaiki, toilet-toilet, ruangan. Nah, itu nanti akan kita jadikan khusus ruang rawat inap,” jelasnya.

Selain RSUD RAT, revitalisasi juga akan dilakukan di RS JKO sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang turut mendapat dukungan pemerintah pusat.

Ia mengapresiasi program pemeriksaan kesehatan gratis dari Presiden yang dinilainya sangat membantu masyarakat.

Selain itu, ia turut menyinggung progres pembangunan rumah sakit baru di Anambas.

“Kemarin Menteri Kesehatan sampaikan ke saya kalau dia merasa bahagia karena itu fasilitasnya terbaik,” ungkapnya.

Dengan berbagai pembangunan dan perbaikan fasilitas kesehatan tersebut, Ansar berharap pelayanan medis di Kepri dapat semakin berkualitas.

“Semoga urusan kesehatan ini bisa lebih baiklah,” pungkasnya. (Nzl)

Reporter: Nuzli Rhamadhani

Redaktur: Jendaras Karloan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Refleksi Kemerdekaan, Prof Abdul Malik: Generasi Muda Kepri Harus Hayati Perjuangan dan Manfaatkan Peluang Pendidikan

16 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Refleksi Kemerdekaan, Prof Abdul Malik: Generasi Muda Kepri Harus Hayati Perjuangan dan Manfaatkan Peluang Pendidikan

Bea Cukai dan PWI Tanjungpinang Perkuat Sinergi, Dorong Informasi Publik yang Akurat dan Berimbang

14 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Kepala BC Tanjungpinang bersama Pengurus PWI Pokja Kota Tanjungpinang usai menggelar audiensi dan Silaturahmi, Kamis (13/08)

Rumah Terancam Dilelang, Sulaiman Arofi Pertanyakan Proses Eksekusi di PA Tanjungpinang

14 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Rumah Terancam Dilelang, Sulaiman Arofi Pertanyakan Proses Eksekusi di PA Tanjungpinang

Imigrasi Tanjungpinang Tangguhkan 40 Paspor, Perkuat Pencegahan TPPO

13 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Imigrasi Tanjungpinang Tangguhkan 40 Paspor, Perkuat Pencegahan TPPO

Wagub Nyanyang Kukuhkan Pengurus Marga Yap Batam 2026–2031, Dorong Pelestarian Budaya dan Kerukunan

12 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Wagub Nyanyang Kukuhkan Pengurus Marga Yap Batam 2026–2031, Dorong Pelestarian Budaya dan Kerukunan
Trending di Kepri