Menu

Mode Gelap

Kepri

RS Raja Ahmad Tabib  Kini Melayani Kemoterapi Menggunakan BPJS Kesehatan

badge-check


					RS Raja Ahmad Tabib  Kini Melayani Kemoterapi Menggunakan BPJS Kesehatan Perbesar

 

Penyintas kanker di Tanjungpinang dan Bintan kini akan semakin mudah mendapatkan perawatan. Mulai Desember tahun 2021 ini, Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib telah membuka layanan kemoterapi bagi penyintas kanker yang menjadi peserta BPJS kesehatan.

Layanan kemoterapi ini merupakan kerjasama antara Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang koordinator Provinsi Kepri dengan RSUD Raja Ahmad Tabib dan BPJS Kesehatan Tanjungpinang. Ketua YKI Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar resmi membuka layanan kemoterapi tersebut di aula serbaguna RSUD Raja Ahmad Tabib, Kamis (2/12).

Adanya layanan kemoterapi bagi peserta BPJS diungkapkan Dewi Ansar sangat membantu meringankan beban penyintas kanker di Tanjungpinang dan Bintan. Sebab selama ini penanganan kanker dengan kemoterapi di Kepri hanya tersedia di kota Batam.

“Di YKI saya banyak sekali menerima keluhan para penyintas kanker yang merasa sangat terbebankan apabila harus ke Batam bahkan sampai ke Medan untuk kemoterapi, sekarang Alhamdulillah sudah ada kemoterapi di Tanjungpinang,” ujar Dewi Ansar.

Pun tidak hanya bagi penyintas kanker di Tanjungpinang dan Bintan, bagi penyintas kanker di kabupaten dan kota lainnya sekarang memiliki alternatif lain dalam menjangkau perawatan kemoterapi. Terlebih layanan kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib menerima BPJS Kesehatan.

RS Raja Ahmad Tabib  Kini Melayani Kemoterapi Menggunakan BPJS Kesehatan

 

“Kita tahu sendiri biaya untuk pengobatan kanker itu tidak murah, nah dengan BPJS Kesehatan beban biaya yang harus ditanggung masyarakat juga dapat teringankan,” tambah Dewi Ansar.

Dewi Ansar juga menghimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjaga pola pikir agar terhindar dari stress. Dari data yang dihimpun oleh YKI Kepri, jumlah pasien penyintas kanker di Tanjungpinang dan Bintan berjumlah 151 orang.

Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib, dr. Yusmanedi, mengatakan, RSUD Raja Ahmad Tabib sebagai rumah sakit rujukan Provinsi terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kedepannya akan dimulai juga layanan kesehatan ibu dan anak. Sebelumnya, pada Selasa (30/11) lalu RSUD Raja Ahmad Tabib melakukan kerjasama dengan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita untuk menyediakan operasi pemasangan ring jantung di Tanjungpinang.

“Semua peningkatan layanan ini akan terus digesa agar masyarakat Kepri semakin mudah menjangkau berbagai fasilitas kesehatan,” ujar dr. Yusmanedi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri M. Bisri, Direktur RSUD Kota Tanjungpinang dr. Yunisaf, Kepala BPJS Tanjungpinang dr. Fauzi Lukman, dan Wakil Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib dr. Asep Guntur Sapari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Prima dan Humanis bagi Pekerja Migran

8 Juni 2026 - 17:46 WIB

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Drs. Mukhtarudin bersama Gubernur Kepri dan Wakil Gubernur Kepri saat melakukan kunjungan di di Provinsi Kepulauan Riau, Senin (08/06)

Gubernur Ansar: Hulubalang Harus Jadi Penjaga Marwah Adat dan Perekat Kehidupan Masyarakat Melayu

8 Juni 2026 - 10:37 WIB

Pelantikan Hulu Balang LAM Kepulauan Riau, Senin (08/06)

PERSAKMI Kepri Apresiasi Atensi Bupati Bintan dalam Pengendalian Malaria

5 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Provinsi Kepulauan Riau, Abdul Rauf Rahim

IPDA Zulhamsyah Putra Resmi Dilantik, Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri

4 Juni 2026 - 13:51 WIB

IPDA Zulhamsyah Putra Resmi Dilantik, Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri

Gubernur Ansar Ahmad Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI, Disematkan Mendagri Tito Karnavian

3 Juni 2026 - 08:41 WIB

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan, dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Tahun 2025.
Trending di Kepri