Menu

Mode Gelap

Kepri

Ketua DPRD Tanjungpinang Tinjau Kasus Siswa SMPN 2 yang Diduga Akan Dikeluarkan

badge-check


					Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto saat diwawancarai awak media di depan smp 2 Tanjungpinang, Jumat (3/1/2025)-Istimewa Perbesar

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto saat diwawancarai awak media di depan smp 2 Tanjungpinang, Jumat (3/1/2025)-Istimewa

TANJUNGPINANG,Kepri.info – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto meninjau Kasus Siswa SMPN 2 Tanjungpinang yang diduga akan dikeluarkan, Jumat (03/01/2025).

Tinjauan tersebut untuk memastikan informasi terkait salah satu siswa yang di duga akan dikeluarkan secara sepihak oleh sekolah.

“Saya datang untuk mencari tau informasi yang saya terima oleh warga,” kata Agus.

Ia menyampaikan usai melakukan mediasi antara guru, orang tua murid dan siswa langsung, baru dapat disimpulkan bahwa anak tersebut tidak bisa di atur dan nakal saat menjalani proses belajar.

Bahkan, majelis guru sudah beberapa kali menggelar rapat untuk memutuskan bahwa anak tersebut layak untuk dipindahkan berdasarkan rekomendasi dari guru pengajar.

“Jadi gurunya sudah beberapa kali memberi peringatan, namun tak kunjung di pahami oleh murid, anak ini bukan hanya nakal saja, tapi bandelnya sudah kelewatan seperti cabut sekolah, merokok,” ungkapnya.

Ia meminta kepada sekolah untuk memberi keringanan sementara waktu kepada siswa tersebut untuk mengintropeksi diri.

Jika nantinya siswa masih melakukan perbuatan yang sama kembali, sekolah dipersilahkan untuk mengambil tindakan secara tegas seperti memindahkan siswa tersebut ke sekolah lain berdasarkan aturan yang ditetapkan.

“Jadi sudah ada tiga siswa yang dipindahkan karena bandel, dan siswa ini awalnya sudah mau di rekomkan ke SMP 6,” ucapnya.

Sementara Wakil Kepala Sekolah SMPN 2 Tanjungpinang, Zulhera Agusnimar memastikan anak tersebut masih bersekolah dan berkegiatan seperti biasa.

“Masih bersekolah, untuk sementara ini atas permintaan Ketua DPRD akan kami evaluasi siswa ini kembali untuk sementara,” tambahnya.

Dia menjelaskan bahwa sekolah mempunya kebijakan untuk mengeluarkan siswa apabila siswa sufah tidak dapat di atur dan melanggar aturan sekolah.

“Ada tahapannya, seperti melakukan rapat majelis guru, berkoodinasi dengan dinas pendidikan dan orang tua siswa,” tutupnya. (Rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Pemprov Kepri Resmi Buka Latsar CPNS 2026, Cetak ASN Profesional dan Berintegritas

23 April 2026 - 09:19 WIB

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira, saat menyampaikan sambutan di acara Latsar CPNS 2026, Kamis (23/04). F-Kominfo

Pentingnya Penguatan Sektor Pariwisata Kepri dalam Menyikapi Dinamika Geopolitik Global

22 April 2026 - 10:16 WIB

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, F-Kominfo Kepri

Gubernur Ansar Dorong Regenerasi saat Hadiri Musda V Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau

21 April 2026 - 20:32 WIB

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di TCC Aston Tanjungpinang, Selasa (21/4). F-Kepri.info

Suparman Resmi Jabat Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang, Untung Cahyo Sidharto Pindah Ke Lapas Curup

20 April 2026 - 17:45 WIB

Kanwil Ditjenpas Kepulauan Riau, Aris Munandar saat foto bersama Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang, usai acara Sertijab Kepala Lapas IIA Tanjungpinang dari Untung Cahyo Sidharto kepada Suparman, Senin (20/04). F-Kepri.info

Halalbihalal bersama Keluarga Besar Kepri di Jabodetabek, Gubernur Ansar Paparkan Progres Pembangunan di Kepri

20 April 2026 - 16:51 WIB

Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri bersilaturahmi dengan Keluarga Besar Kepulauan Riau yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dalam halalbihalal Idul Fitri 1447 H digelar di Novotel Mangga Dua Square Jakarta, Minggu (19/4/2026).
Trending di Kepri