Menu

Mode Gelap

Kepri

Gubernur Buka Rakorda BAZNAS Provinsi Kepri 2021

badge-check


					Gubernur Buka Rakorda BAZNAS Provinsi Kepri 2021 Perbesar

Gubernur Buka Rakorda BAZNAS Provinsi Kepri 2021

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad saat membuka Kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepri di Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (8/10/2021).

*Jadikan Zakat Sebagai Alternatif Solusi Pengentasan Kemiskinan
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengatakan dalam pidatonya saat membuka Kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepri di Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (8/10), bahwa Rakorda BAZNAS merupakan suatu upaya meningkatkan kualitas para amil zakat dalam mengelola zakat.

Hal ini dilatarbelakangi dengan besarnya  harapan masyarakat khususnya yang kurang mampu terhadap dana zakat sebagai akibat kuatnya himpitan ekonomi yang berkepanjangan.

“Oleh karena itu potensi dan manfaat zakat, infaq dan shodaqoh agar dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif solusi pemecahan masalah kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat sekaligus untuk mewujudkan rasa keadilan sosial bagi masyarakat,” kata Gubernur.

Tampak hadir Ketua BAZNAS RI KH. Noor Achmad,MA, anggota BAZNAS RI  Saidah Sekwan, Kakanwil Kemenag Provinsi Kepri H. Mahbub Daryanto, ketua BAZNAS KEPRI H. Arusman Yusuf, ketua MUI Kepri Bambang Maryono, ketua BAZNAZ se-Kepri dan tamu undangan lainnya.

Agama Islam, ujar Gubernur, memberikan solusi pengentasan kemiskinan melalui dana zakat. Zakat menjadi salah satu instrumen kebijakan fiskal Rasulullah SAW untuk membuat umat islam saat itu menjadi umat yang sejahtera. Inilah instrumen yang datangnya dari Allah SWT untuk menjaga kemaslahatan umat yang tercantum di dalam Surat Al-Baqarah ayat 277.

Memperhatikan potensi yang dimiliki oleh umat islam, jika dibandingkan dengan jumlah umat islam yang mengeluarkan zakat, infaq dan shadaqah masih relatif.

Gubernur Buka Rakorda BAZNAS Provinsi Kepri 2021

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad saat membuka Kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepri di Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (8/10/2021).

 

“Jika kita mampu menghimpun zakat, infaq dan shadaqah dari para muzakki, saya yakin umat islam akan memiliki dana yang cukup besar untuk membantu masyarakat yang masih berada di bawah garis kemiskinan.

Zakat akan berdampak positif dalam mengentaskan kemiskinan, karena dalam zakat telah jelas siapa saja yang berhak menerima zakat yang tergolong menjadi delapan asnaf, seperti golongan fakir dan miskin,” ujarnya.

Dari Rakorda ini sendiri hendaknya bisa meningkatkan sinergitas program pengelolaan zakat dan meningkatkan pelayanan zakat dengan memberikan respon cepat, khususnya kepada mustahik melalui sinergi program dengan lebih memperhatikan pengelolaan zakat dan shodaqoh di Provinsi Kepulauan Riau maupun di Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau.

“Sebagai lembaga yang telah mendapat legitimasi dari undang-undang, BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota begitu juga
Lembaga Amil Zakat (LAZ)/LAZNAS  harus tanggap dan peduli terhadap permasalahan kemiskinan dan kesenjangan sosial yang ada di tengah masyarakat,” pinta Gubernur .

Pelaksanaan program pemberdayaan zakat BAZNAS harus lebih dikembangkan di tengah  masyarakat, terlebih masyarakat yang masih tergolong tertinggal dan miskin.

Tujuan pengelolaan zakat sendiri adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat serta meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.

Dalam kesempatan ini Gubernur juga menyampaikan jika  Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memberikan apresiasi kepada para Pimpinan dan Pengurus BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau yang telah mengerahkan tenaga dan ikhtiar terbaiknya dalam menghimpun dan menyalurkan dana umat.

“Kepada para peserta RAKORDA BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau teruslah berusaha dan meningkatkan prestasi atau capaian yang sebelumnya  telah diraih. Sehingga capaian zakat di Provinsi Kepulauan Riau dapat terus dioptimalkan,” pesannya.

Hal serupa disampaikan juga oleh Ketua BAZNAS RI KH. Noor Achmad,MA. Menurutnya pengelolaan dana zakat harus dilakukan dengan baik, profesional dan tepat sasaran. Koordinasi harus selalu ditingkatkan untuk menambah wawasan dan pengetahuan guna memaksimalkan pengelolaan zakat di daerah.

Narasi/Foto: Humprohub Setdaprov Kepri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Top 5 Realisasi Investasi PMA di Kepri Periode Januari hingga Maret 2026

8 Mei 2026 - 20:00 WIB

Top 5 Realisasi Investasi PMA di Provinsi Kepulauan Riau, Periode Januari-Maret 2026.

Kepulauan Riau dan Kepulauan Meranti Jalin Kerja Sama Strategis Antar Daerah

8 Mei 2026 - 18:18 WIB

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi melaksanakan Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (08/05).

Gubernur Ansar Sambut Menteri Besar Kelantan di Pulau Penyengat, Perkuat Ikatan Melayu dan Nilai Keislaman

8 Mei 2026 - 09:04 WIB

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menerima kunjungan silaturahmi Menteri Besar Kelantan, Malaysia, Yang Amat Berhormat (YAB) Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Haji Mohd Nassuruddin bin Haji Daud di Pulau Penyengat, Kamis (07/05).

DPMPTSP Kepri: Realisasi Investasi Batam Mencapai 17,47 Triliun Pada Periode Januari Hingga Maret 2026.

7 Mei 2026 - 17:19 WIB

Realisasi Investasi 7 Kabupaten dan Kota di Kepri pada Periode Januari-Maret 2026

Pemuda Muhammadiyah Diskusikan RUU Wilayah Kepulauan Bersama Ismeth Abdullah

6 Mei 2026 - 21:29 WIB

Pengurus wilayah pemuda Muhammadiyah (PWPM) Provinsi Kepulauan Riau,bersama Anggota Dewan perwakilan daerah (DPD) RI dari Dapil Kepri, Ismeth Abdullah melaksanakan diskusi terkait rancangan Undang - Undang (RUU) Wilayah Kepulauan, pada hari ini, Rabu Pagi (6/5/2026), di Cafe Oerang Roemah, jalan WR Supratman, Km.12, Kota Tanjungpinang.
Trending di Kepri