oleh

Ini Prediksi Cuaca Akhir Pekan Di Tanjungpinang

 

Foto Ilustrasi.
Sumber: Istimewa.

Tanjungpinang, kepri.info – Cuaca akhir pekan diawal bulan Februari 2019
berpontensi berawan dan  hujan.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika Tanjungpinang melalui Perkirawan Vivi Putrima Ardah, Sabtu (2/2).

“Kita prediksi cuaca akhir pekan berawan sepanjang hari namun tetap ada potensi untuk terjadi hujan ringan yang bersifat lokal dipagi menjelang siang hari,” ucapnya.

Vivi menjelaskan, kondisi ini di sebabkan adanya belokan angin disekitar wilayah kepri dan kelembaban udara yang cukup basah sampai dilapisan awan, sehingga mendukung untuk proses pertumbuhan awan-awan konvektif yang mampu menyebabkan hujan.

“Pertumbuhan awan-awan konvektif itulah yang berpotensi menyebabkan terjadinya hujan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan hembusan angin masih bergerak dari arah utara dengan kecepatan 5-35 km/jam dan ketinggian gelombang perairan Tanjungpinang – Batam berkisar antara 0.5-1.0 m, perairan Bintan 0.5-1.5 m, perairan lingga 0.5-1.5 m, perairan Anambas dan Natuna 1.0-2.0 m,” ungkapnya.

Pihaknya  menghimbauan kepada masyarakat senantiasa mewaspadai potensi hujan yang disertai petir dan angin kencang.

“Bila ditemui awan hitam pekat atau awan Cumulonimbus serta gelombang tinggi dan hembusan angin yang kencang,” tutupnya.

Penulis: Jho
Editor: Moh Dan

Prediksi Cuaca Akhir Pekan Di Tanjungpinang

Tanjungpinang, kepri.info – Cuaca akhir pekan diawal bulan Februari 2019
berpontensi berawan dan  hujan.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika Tanjungpinang melalui Perkirawan Vivi Putrima Ardah, Sabtu (2/2).

“Kita prediksi cuaca akhir pekan berawan sepanjang hari namun tetap ada potensi untuk terjadi hujan ringan yang bersifat lokal dipagi menjelang siang hari,” ucapnya.

Vivi menjelaskan, kondisi ini di sebabkan adanya belokan angin disekitar wilayah kepri dan kelembaban udara yang cukup basah sampai dilapisan awan, sehingga mendukung untuk proses pertumbuhan awan-awan konvektif yang mampu menyebabkan hujan.

“Pertumbuhan awan-awan konvektif itulah yang berpotensi menyebabkan terjadinya hujan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan hembusan angin masih bergerak dari arah utara dengan kecepatan 5-35 km/jam dan ketinggian gelombang perairan Tanjungpinang – Batam berkisar antara 0.5-1.0 m, perairan Bintan 0.5-1.5 m, perairan lingga 0.5-1.5 m, perairan Anambas dan Natuna 1.0-2.0 m,” ungkapnya.

Pihaknya  menghimbauan kepada masyarakat senantiasa mewaspadai potensi hujan yang disertai petir dan angin kencang.

“Bila ditemui awan hitam pekat atau awan Cumulonimbus serta gelombang tinggi dan hembusan angin yang kencang,” tutupnya.

Penulis: Jho
Editor: Moh Dan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed