Kepri.info, Bintan–Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bintan membeberkan kronologi kecelakaan antara Truk warna kuning dengan nomor Polisi BP 8218 LA yang dikendarai M. Irfan dan mobil Toyota Avanza warna Silver dengan nomor polisi BP 1456 BE yang dikendarai Frederik Patar Hutahean sekira pukul 12.20 wib, Sabtu (10/01).
Hal tersebut dikatakan Kasat Lantas Polres Bintan, Kasi Humas Polres Bintan AKP Hotma Panusuna Olver Lolo Bako.
“Untuk masing-masing pengemudi mengalami luka ringan, dimana pengemudi truk kuning kaki bagian kanan mengalami keseleo, luka lecet ditangan kanan dan kiri atau luka ringan. Sementara pengemudi Mobil Toyota Avanza mengalami luka lecet ditangan kanan dan kiri, dada terasa sakit dan luka lecet dikaki sebelah kanan atau luka ringan,”jelasnya.
Sementara penumpang mobil Avanza tersebut berjumlah 5 orang. Dari 5 orang penumpang itu, merupakan warga negara Malaysia.
“Penumpang mobil Toyota Avanza warna Silver BP 1456 BE, atas nama PORA dan Susub dan Shace dalam keadaan sehat. Ketiga-tiganya merupakan WNA Malaysia,”ujarnya.
Dari 5 penumpang WNA tersebut, hanya dua orang penumpang yang mengalami luka ringan, mereka diantaranya adalah
Shasub yang mengalami luka robek dikepala dan Mahboth mengalami luka robek di bagian kepala atau luka ringan. Mereka merupakan warga negara Malaysia.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, terungkap penyebab laka lantas tersebut.
“Berdasarkan keterangan dari pengemudi Truk Mitsubishi atas nama M. Irfandi diketahui bahwa saat itu, ia berkendara dari arah Tanjung Uban menuju Simpang Penaga. Sesampainya di TKP, ia melihat datang dari arah berlawanan 1 unit Mobil Toyota Avanza yang dikendarai oleh Frederik Patar Hutahean yang membangkut lima orang penumpang melaju dengan kecepatan tinggi dan masuk ke jalur arah berlawanan sehingga menabrak Truck Mitsubishi yang dikemudikan M. Irfandi,”jelasnya.
Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut, seluruh korban dibawa ke RSJKO Engku Haji Daud guna mendapatkan penanganan medis.
“Kerugian materil atau benda dalam insiden ini ditaksir mencapai Rp. 70 juta rupiah,”tutupnya.
Penulis: Eb
Redaktur: An






