KEPRI.INFO–Ketua Umum HMKB Soroti Banjir, Infrastruktur, hingga Beasiswa Mahasiswa Batam. Tidak terasa sudah satu tahun kepemimpinan Amsakar Achmad sebagai walikota Batam.
Pemerintah Kota Batam berkonsentrasi pada penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, serta keberlanjutan pembangunan infrastruktur.
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Kota Batam – Tanjungpinang, Frando Sipayung satu tahun kepemimpinan Amsakar Achmad merupakan momentum penting dalam kepemimpinan, karena di tahun pertama lah masyarakat Batam akan menilai kinerja nya sebagai walikota Batam.
Saya melihat untuk di tahun pertama masih banyak yang perlu di benahi oleh walikota Batam.
Kita bisa lihat masih banyak persoalan yang terjadi di kota Batam, seperti Banjir , infratruktur yang belum merata, kebakaran hutan, sampah yg menumpuk. Persoalan yang diatas seharusnya segera di tanganin secepatnya agar masyarakat merasa nyaman.
Disisi lain, saya berharap agar walikota Batam juga melirik Mahasiswa Batam yang sedang menempuh pendidikan di luar kota Batam seperti beasiswa, terutama mahasiswa Batam yang berkuliah di kota Tanjungpinang.
HMKB Tanjungpinang, sudah di fasilitasi oleh Pemerintah Kota Batam, yakni Asrama Mahasiswa. Akan tetapi, bantuan pendidikan masih sangat dibutuhkan.
“Beasiswa juga harus menjadi skala prioritas untuk mahasiswa Batam yang di Tanjungpinang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan semangat belajar mahasiswa serta meringankan beban orang tua kami, karena akhirnya ketika kami sudah mendapatkan ilmu, kami pastinya akan bekerja dan mengabdi di kota Batam,”ujarnya.
Evaluasi satu tahun ini bukan untuk menjatuhkan, tetapi sebagai bahan refleksi kita bersama.
“Kami berharap Wali Kota Batam dapat memperkuat transparansi, membuka ruang dialog publik, serta melibatkan mahasiswa dalam proses pengambilan kebijakan.
HMKB juga terus mengawal jalannya pemerintahan demi terwujudnya kota Batam rumah kita,”harapnya
Opini: Frando Sipayung, Ketua HMKB Kota Tanjungpinang








