Menu

Mode Gelap
Puncak Hari Jadi Ke-77 Kabupaten Bintan, Ini Info Terkait Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir FGD Program Seragam Gratis, Evaluasi Menuju Kemajuan Dunia Pendidikan Bintan Bupati Roby Jadi Finalis Most Inspiring Tourism Leader di Ajang WIA 2025 Daerah Tertib Ukur Tingkat Nasional, Bintan Raih Penghargaan Perlindungan Konsumen Desentralisasi dan Krisis Dokter Gigi di kecamatan Belakang Padang Otonomi yang Terbatas: Tantangan Desentralisasi di Kota Industri Batam

Advertorial

Dana Transfer Pusat ke Kepri Tahun 2026 Berkurang Rp 534 Miliar

badge-check


					Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat audiensi seluruh Gubernur se Indonesia bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia (RI), Purbaya Yudhi Sadewa, di Gedung Djuanda, Jakarta Pusat, Selasa (07/10/2025. (Diskominfo Kepri) Perbesar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat audiensi seluruh Gubernur se Indonesia bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia (RI), Purbaya Yudhi Sadewa, di Gedung Djuanda, Jakarta Pusat, Selasa (07/10/2025. (Diskominfo Kepri)

JAKARTA, Kepri.info – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyampaikan masukan terhadap rencana penurunan alokasi dana transfer dari pemerintah pusat untuk tahun 2026 ke daerah.

“Berkurangnya alokasi dana transfer pusat ke Provinsi Kepri tahun 2026 menjadi Rp1,467 triliun atau berkurang sebesar Rp534 miliar dari alokasi tahun 2025 sebesar Rp2,001 triliun memberikan dampak yang sangat berat sekali bagi APBD,”ungkapnya.

Hal itu Ansar sampaikan saat audiensi seluruh Gubernur se Indonesia bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia (RI), Purbaya Yudhi Sadewa, di Gedung Djuanda, Jakarta Pusat, Selasa (07/10/2025.

Pengurangan dana transfer pusat berdampak pada postur APBD Provinsi Kepri pada tahun 2026. APBD Provinsi Kepri tahun 2026 yang semula dirancang sebesar Rp3,967 triliun harus dilakukan penyesuaian menjadi Rp3,471 triliun.

Menurutnya, pengurangan dana ini akan berdampak pada keterlambatan sejumlah program pembangunan, bahkan dapat berpengaruh terhadap tambahan penghasilan pegawai (TPP).

“Terus terang saja rata-rata di seluruh daerah dengan adanya penurunan alokasi dana transfer ke daerah ini, pemerintah daerah harus memangkas dan menunda berbagai program pembangunan. Bahkan bisa juga berdampak pada penyesuaian tambahan penghasilan pegawai (TPP). Untuk itu Pemerintah Pusat dalam menetapkan alokasi dana transfer ke daerah perlu mempertimbangkan berbagai aspek, seperti kondisi pembangunan di wilayah kepulauan dan perbatasan, serta kemampuan fiskal daerah,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Ansar Ahmad dalam Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan KUA PPAS digelar DPRD Kepri, Senin (6/10/2025) menyampaikan proyeksi APBD Kepri Tahun 2026 dan penurunan biaya transfer pusat ke Provinsi Kepri.

Melalui Rancangan KUA PPAS APBD Kepri 2026, Gubernur berharap dilakukan pembahasan penyesuaian dana transfer pada pendapatan agar anggaran sehingga dapat digunakan maksimal dalam pembangunan daerah.

“Dana transfer harus dipergunakan secara cermat dan tepat,” tegasnya.

Ia juga menekankan KUA PPAS difokuskan pada tiga peningkatan akselerasi pembangunan, yakni akselerasi pembangunan ekonomi yang berbasis maritim, akselerasi pembangunan pemerataan infrastruktur wilayah serta akselerasi pembangunan reformasi birokrasi dalam sinergitas program pembangunan antar wilayah.

Ansar memastikan Pemprov Kepri akan berupaya meningkatkan PAD untuk menjaga keberlanjutan pembangunan serta tetap memenuhi belanja wajib, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, dan program nasional yang berjalan di daerah. (Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Realisasi Investasi Kepri Capai Rp 48,9 Triliun per September 2025, Batam Jadi Kontributor Utama

25 November 2025 - 09:45 WIB

Kadis PUPP Kepri Sebut Realisasi APBD Capai 75 Persen, Proyek Hampir Rampung

24 November 2025 - 14:27 WIB

Peta Potensi Investasi untuk Perkuat Daya Saing dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

20 November 2025 - 13:02 WIB

Kadis PMPTSP Kepri Sebut, Digitalisasi Penting Tingkatkan Transparansi

12 November 2025 - 15:18 WIB

DPMPTSP Kepri Yakin, Target Investasi Rp 57 Triliun tahun 2025 Tercapai

11 November 2025 - 22:04 WIB

Trending di Advertorial