KEPRI.INFO,TANJUNGPINANG—Dugaan Kredit fiktif di salah satu Kantor Unit BRI yang ada di Kota Tanjungpinang mengejutkan publik, Minggu (15/02).
Tak tanggung-tanggung, kerugian uang negara dalam kasus tersebut disebut-sebut hampir mencapai 4 Miliar lebih.
Miliaran uang negara tersebut disalurkan kepada 51 nasabah. Masing-masing pemilik nama tersebut hanya menerima fee.
Sementara miliaran rupiah uang negara tersebut dinikmati calo.
Untuk memuluskan proses penyaluran Kredit kredit tersebut, diduga pegawai BRI menerima sejumlah uang suap.
Uang tersebut diterima setalah proses pencarian kepada nasabah. Terindikasi uang tersebut sebagai ucapan terimakasih.
Kejadian tersebut terjadi dalam kurun waktu dua tahun, yakni tahun 2024 hingga tahun 2025.
Imbas kasus itu, sejumlah marketing diberhentikan dari perusahaan milik negara tersebut.
Bahkan, beberapa pejabat di unit tersebut ada yang di nonjobkan.
Terkait kasus tersebut, Awak media ini masih berupaya melakukan upaya konfirmasi kepada pimpinan Cabang BRI Tanjungpinang.
Part: 2
Baca berita sebelumnya
https://kepri.info/dugaan-kredit-fiktif-di-salah-satu-unit-bri-kota-tanjungpinang-terbongkar.html
Redaktur: Eb







