Menu

Mode Gelap

Nasional

Gubernur Ansar Dampingi Mendagri Tutup Rakernas APKASI XVII Tahun 2026

badge-check


					Kiri, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad turut mendampingi Mendagri Tito Karnavian pada peresmian Kantor Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) di kawasan Pelita, Kota Batam, Selasa (20/1/2026). (F-BIRO ADPIM KEPRI) Perbesar

Kiri, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad turut mendampingi Mendagri Tito Karnavian pada peresmian Kantor Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) di kawasan Pelita, Kota Batam, Selasa (20/1/2026). (F-BIRO ADPIM KEPRI)

Kepri.info, Jakarta–Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Muhammad Tito Karnavian dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-XVII Tahun 2026, , bertempat di Hotel Aston, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, sejak 18 – 20 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakernas APKASI sebagai wadah strategis bagi para bupati untuk saling berkomunikasi dan bekerja sama dengan berbagai pemerintah daerah di Indonesia. Melalui forum ini, daerah dapat saling mengembangkan potensi yang dimiliki masing-masing.

“Ini tentunya akan memberikan banyak dampak positif bagi kemajuan berbagai bidang pembangunan, baik ekonomi, sosial, maupun budaya, yang dilaksanakan para bupati selaku kepala daerah,” jelas Mendagri Tito.

Masih menurut Mendagri, APKASI juga harus terus bersemangat dalam memperjuangkan berbagai aspirasi kepentingan daerah. Kepentingan tersebut bertujuan untuk memajukan berbagai bidang pembangunan demi terwujudnya percepatan kemajuan daerah itu sendiri.

Tito yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat APKASI menyampaikan arahan kebijakan Presiden Prabowo, salah satunya terkait paradigma pembangunan ekonomi.

Selama ini, praktik ekonomi yang berjalan cenderung mengarah pada mekanisme liberal kapitalisme, yang dalam praktiknya hanya memberikan keuntungan kepada pihak-pihak yang mampu untuk terus berjaya.

Karenanya, Presiden Prabowo mengambil langkah konkret dengan menerapkan kebijakan sosial ekonomi kerakyatan. Negara sudah saatnya melakukan intervensi pasar agar perekonomian dapat berjalan dengan tujuan utama sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

“Kebijakan itu diambil karena Presiden Prabowo ingin memastikan bahwa selama kepemimpinannya benar-benar membawa perubahan nyata yang dapat dirasakan kesejahteraan dan kemakmurannya oleh seluruh rakyat Indonesia,” jelas Mendagri Tito.

Tidak hanya itu, Mendagri Tito juga menyampaikan berbagai kebijakan Presiden lainnya yang selama ini kerap dipandang sepihak sehingga terkesan merugikan daerah, sebagaimana mungkin dirasakan oleh para bupati. Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat pada dasarnya adalah untuk dan demi kepentingan rakyat Indonesia.

Hasilkan Rumusan Kebijakan

Sementara itu, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi mengatakan bahwa pelaksanaan Rakernas APKASI ke-XVII kali ini telah menghasilkan berbagai rumusan kebijakan yang substansial dan bermanfaat bagi kemajuan daerah. Di antaranya komitmen pemerintah daerah dalam mendukung berbagai kebijakan nasional.

Selanjutnya, Bursah menekankan pentingnya pemetaan ulang hubungan antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Termasuk di dalamnya wacana pemilihan kepala daerah yang ke depan akan dilakukan melalui pemilihan oleh dewan, serta pembahasan mengenai tunjangan operasional bagi kabupaten.

“Seluruh rumusan hasil pembahasan selama pelaksanaan Rakernas APKASI nantinya akan kami sampaikan secara resmi kepada Mendagri selaku Ketua Dewan Pembina yang selama ini menaungi langsung keberadaan APKASI,” pungkasnya (rls)

Penulis: Eb

Redaktur: An

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kabut Asap Memburuk, Pemprov Kepri Berlakukan Belajar dari Rumah untuk SMA, SMK dan SLB

14 September 2026 - 20:26 WIB

Kabut Asap Memburuk, Pemprov Kepri Berlakukan Belajar dari Rumah untuk SMA, SMK dan SLB

Kualitas Udara Tak Sehat, Disdik Kepri Berlakukan Sekolah Daring untuk SMA-SMK di Tanjungpinang

14 September 2026 - 18:55 WIB

Kualitas Udara Tak Sehat, Disdik Kepri Berlakukan Sekolah Daring untuk SMA-SMK di Tanjungpinang

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

9 September 2026 - 13:24 WIB

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

Labkesmas Kepri Dibangun Rp18 Miliar, Kemendagri Verifikasi Kesiapan Kelembagaan

9 September 2026 - 09:32 WIB

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat sistem kesehatan masyarakat di tengah kondisi geografis daerah yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan.

Polemik Bazar Festival Mooncake 2026 Memanas, Ketua Panitia: Kalau Mau Demo, Demolah!

2 September 2026 - 21:10 WIB

Polemik Bazar Festival Mooncake 2026 Memanas, Ketua Panitia: Kalau Mau Demo, Demolah!
Trending di Kepri