Menu

Mode Gelap

Kepri

Kominfo Batam Beri Peringatan, Waspada Penipuan Mengatasnamakan DJP

badge-check


					Keterangan Foto: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan saat melakukan perbincangan, (Diskominfo Batam). Perbesar

Keterangan Foto: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan saat melakukan perbincangan, (Diskominfo Batam).

BATAM, Kepri.info – Di era digitalisi seperti sekarang, segala penipuan semakin marak terjadi di mana- mana.

Tak terkecuali penipuan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan pegawai pajak.

Para penipu memanfaatkan nama instansi dan jabatan pegawai untuk mengecoh wajib pajak dengan berbagai modus, mulai dari imbauan pembayaran pajak hingga permintaan data pribadi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan memghimbau masyarakat, untuk lebih waspada menghadapi segala cara tipu muslihat yang merugikan, khususnya para wajib pajak harus lebih waspada dan memahami langkah preventif, kuratif, serta rehabilitatif dalam mengatasi penipuan pajak.

“Masyarakat harus waspada. Jangan mudah percaya pada telepon, pesan, atau email yang meminta data pribadi, transfer uang, mengarahkan ke situs palsu, atau mengunduh aplikasi palsu,” ujarnya pada Selasa (05/08/2025).

Rudi meminta masyarakat agar mengenali modus penipuan yang mengatasnamakan DJP dan pegawai DJP.

Seperti yang umum terjadi, diantaranya; Imbauan pembayaran pajak fiktif, phishing melalui email dan whatsapp, petugas atau pegawai pajak palsu, imbauan adanya kelebihan/ restitusi pajak, dan pengiriman dokumen perpajakan palsu.

Beberapa ragam penipuan tersebut pada umumnya menggunakan media daring dalam melangsungkan aksinya sehingga wajib pajak perlu ekstra hati-hati dalam mengakses internet terutama dalam menggunakan media sosial seperti Whatsapp.

“Masyarakat perlu mengenali modus dan melakukan langkah pencegahan agar tidak terjerumus ke dalam aksi penipuan yang sedang marak terjadi,” imbaunya.

Beberapa saran langkah preventif yang bisa wajib pajak lakukan adalah mengecek identitas petugas, waspada terhadap komunikasi tak resmi, mengunjungi akun media sosial dan situs resmi DJP, dan meningkatkan literasi digital.

Sedangkan untuk langkah kuratifnya, wajib pajak bisa melakukan langkah seperti segera melapor ke DJP melalui layanan pengaduan resmi, seperti Kring Pajak (1500200) atau melalui kanal pengaduan di situs resmi DJP.

Hal in dilakukan untuk mengantisipasi adanya kendala pada layanan administrasi perpajakan wajib pajak.

Selanjutnya, bisa langsung melapor ke kepolisian untuk memastikan tindakan penipuan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh pihak berwenang dan korban dapat memperoleh bantuan hukum dan Melindungi Data Pribadi.

Jika data pribadi sudah terlanjur diserahkan kepada pelaku, segera lakukan langkah pengamanan seperti mengganti kata sandi akun, rekening bank, atau akun digital lainnya.

Menghubungi bank untuk memberitahukan potensi kebocoran data juga merupakan langkah yang bijak.

Dengan melakukan langkah-langkah di atas diharapkan agar potensi kerugian dapat diminimalisir sesegera mungkin sehingga tidak menyebabkan kerugian yang lebih besar dan berkepanjangan kedepannya.

Apabila sudah terlanjur menjadi korban penipuan, wajib pajak perlu mengikuti sosialisasi dari DJP atau lembaga lain untuk meningkatkan pemahaman tentang keamanan data dan menghindari kejadian serupa di masa depan.

Sosialisasi ini bisa berupa publikasi informasi melalui media sosial resmi setiap kantor pajak atau bisa melalui pelatihan maupun seminar yang diadakan oleh lembaga lain terkait keamanan data.

“Penipuan yang mengatasnamakan DJP dan pegawai pajak adalah ancaman serius yang bisa menimpa siapa saja. Modus penipuan yang semakin berkembang dengan kecanggihan elektronil, kita semua, wajib pajak harus lebih waspada dan proaktif dalam melindungi diri dari penipuan,” tutupnya. (Redaksi/rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kepri Rampungkan Peta Potensi Investasi di Enam Daerah, DPMPTSP Dorong Pemerataan Investasi

16 Juli 2026 - 09:41 WIB

Kepala DPMPTS Kepri, Hasfarizal Handra saat menyampaikan sambutan

PMII Desak Polda Kepri dan Ombudsman Usut Dugaan Penimbunan Minyakita di Bintan

14 Juli 2026 - 16:30 WIB

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Tanjungpinang-Bintan

Gubernur Ansar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga, Bazar UMKM hingga Layanan Gratis Diserbu Masyarakat

13 Juli 2026 - 08:56 WIB

Gubernur Ansar memberikan hadiah Door Prize Jalan Santai sebelum mengikuti Nobar Piala Dunia antara Argentina vs Swis

KRI Beladau-643 Kawal Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Distribusikan Uang Layak Edar ke Pulau Terluar Kepri

11 Juli 2026 - 10:22 WIB

KRI Beladau-643 dari jajaran Komando Armada (Koarmada) I berhasil menyelesaikan misi pengamanan dan dukungan pelayaran dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang diselenggarakan Bank Indonesia di wilayah Kepulauan Riau.

Polda Kepri dan KPID Perkuat Sinergi Cegah Hoaks dan Wujudkan Penyiaran Sehat

9 Juli 2026 - 17:07 WIB

Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepri memperkuat sinergi dalam menciptakan iklim penyiaran yang sehat sekaligus mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kepulauan Riau.
Trending di Kepri