Menu

Mode Gelap

Kepri

Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Ingin Kepri Dapat Perhatian Khusus: Tinjau SBP, Siap Terima Tamu dari Luar Negeri

badge-check


					Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Ingin Kepri Dapat Perhatian Khusus: Tinjau SBP, Siap Terima Tamu dari Luar Negeri Perbesar

Kepri.info – Pjs. Gubernur Kepulauan Riau H. Bahtiar melakukan Peninjauan Sarana Prasarana dan Fasilitas Protokol Kesehatan dalam Rangka Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Rabu (21/10).

Mengenakan baju coklat yang dipadukan dengan celana hitam, Bahtiar beserta rombongan tiba di Pelabuhan Internasioanl Sri Bintan Pura Tanjungpinang sekitar pukul 11.15 WIB dan disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Teguh, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau Junaidi serta Manager Pelindo I Tanjungpinang, Yusrizal.

Didampingi beberapa pejabat dimaksud, Bahtiar langsung bergegas masuk menuju ke dalam pelabuhan. Di pintu masuk dirinya mendapati sistem antrian masuk penumpang yang telah diberi tanda penjaga jarak.

Lanjut hingga ke dalam ke loket pembelian tiket dan naik ke lantai dua meninjau ruang tunggu penumpang yang telah diberi jarak juga dengan marka silang warna merah, tanda kursi yang tidak boleh diduduki. Dari ruang tunggu Bahtiar beserta rombongan turun kembali menuju ke ponton pelabuhan yang akan digunakan penumpang nantinya untuk masuk ke dalam kapal.

Seusai peninjuaan Dirjen Polpum Kemendagri ini menyampaikan bahwa sebenarnya Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura secara umum sebenarnya telah siap dan telah menyiapkan segala hal untuk mematuhi standar protokol kesehatan guna melayani kunjungan dari Tanjungpinang ke Singapura dan Malaysia begitu juga sebaliknya.

“Pada prinsipnya pelabuhan ini telah siap menjalankan protokol kesehatan baik itu yang distandarkan oleh pihak pemerintah Singapura maupun Pemerintah Malaysia. Apapun yang diterapkan dikedua negara tersebut, kita disini akan terapkan standar yang sama sehingga keluar masuk penumpang melalui pelabuhan ini tetap aman dan terkendali,” jelasnya.

Sejauh ini, sebenarnya pelabuhan ini pada masa Pandemi Covid-19 ini pernah beroperasi menerima ribuan Pekerja Migran Indonesia yang dipulangkan dari Malaysia dan sekitarnya. Penanganan ribuan penumpang tersebut telah diterapkan juga protokol kesehatan sehingga tidak terjadi penularan.

Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Ingin Kepri Dapat Perhatian Khusus: Tinjau SBP, Siap Terima Tamu dari Luar Negeri

Mewakili Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan pihak pengelola, Bahtiar mengharapkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat terutama kementerian terkait, baik kementerian Hukum dan HAM ataupun Kementerian Luar Negeri untuk membuka akses pelayaran antar negara ini.

“Kita minta agar Kepri harus ada perlakuan khusus. Karena di Kepri ini setiap pelabuhan dan Bandaranya merupakan pintu masuk Internasional. Tidak ada daerah lain di Indonesia yang seperti ini,” jelasnya.

Adapun sebelum Covid, dirinya menyampaikan berdasarkan informasi yang diterimanya dari pengelola pelabuhan bahwa setiap harinya ada sekitar 1.000 hingga 1.500 orang yang memadati pebuhan ini baik dari dan menuju ke Tanah Merah Singapura, kemudian ke Stulang Laut di dan Pasir Gudang di Johor, Malaysia. Namun saat ini, karena akses yang masih tertutup maka pelabuhan tidak berfungsi seperti biasanya.

“Dengan ditutupnya akses ini tentu sangat merugikan bahkan dapat melumpuhkan ekonomi di Kepri. Hal ini harusnya menjadi perhatian serius pemerintah karena Penurunan Ekonomi di Kepri akan berimplikasi juga pada Penurunan pendapatan Negara dimana Kepri adalah daerah kedua setelah DKI Jakarta yang menyumbangkan PDRB terbesar senilai 40 trilyun,” jelasnya.

Oleh karena itu Pemerintah pusat bresama pemerintah daerah harus bersama mengambil keputusan dan kebijakan yang tepat agar daerah khususnya di kepulauan Riau dapat segera bangkit dan terus berkontribusi pada perekonomian Nasional.

“Mau tidak mau harus ada jalan keluar. Cara pandang kita, formula kebijakan kesehatan formula kebijakan ekonomi, kebijakan diplomasi formula kebijakan imigrasi untuk daerah ini harus dicek disesuaikan dengan kondisi objektif di sini. Pemerintah pusat silahkan datang untuk mendapatkan gambaran di lapangan,”ajaknya.

“Kami siap di asistensi. Apapun arahannya kita laksanakan sepanjang itu bisa mampu menggerakkan kembali ekonomi di sini namun tetap mengutamakan keselamatan warga masyarakat kita,” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Halalbihalal bersama Keluarga Besar Kepri di Jabodetabek, Gubernur Ansar Paparkan Progres Pembangunan di Kepri

20 April 2026 - 16:51 WIB

Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri bersilaturahmi dengan Keluarga Besar Kepulauan Riau yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dalam halalbihalal Idul Fitri 1447 H digelar di Novotel Mangga Dua Square Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Pulau Penyengat, Jembatan Lintas Generasi Menuju Pariwisata Berkelanjutan 

19 April 2026 - 10:04 WIB

Wisatawan Mancanegara saat mengunjungi Pulau Penyengat, Minggu (19/04).F- Kominfo Kepri

Rida K Liamsi Jabat Ketua Umum Dewan Kebudayaan Kepri Periode 2026-2023

18 April 2026 - 14:14 WIB

Dewan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2026–2031. F-Kominfo Kepri

Dewi Ansar Dikukuhkan sebagai Ketua YKI Kepri 2026–2031

18 April 2026 - 13:48 WIB

Dewi Kumalasari Ansar secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2026–2031 oleh Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Pusat di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Jumat (17/4/2026). F-Kominfo Kepri

Nenny Dwiyana Nyanyang Pimpin Wanita Islam Kepri, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan

18 April 2026 - 08:39 WIB

Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kepulauan Riau, Nenny Dwiyana Nyanyang, resmi diamanahkan sebagai Ketua Umum Pimpinan Wilayah Wanita Islam Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2031.
Trending di Kepri