Menu

Mode Gelap

Kepri

Pusat Kaligrafi Alquran Jadi Ikon Baru Kepri

badge-check


					Pusat Kaligrafi Alquran Jadi Ikon Baru Kepri Perbesar

ADVETORIAL

Pusat Kaligrafi Alquran Jadi Ikon Baru Kepri

Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadilah menyampaikan kata sambutan saat meresmikan Pusat Kaligrafi Al Qur’an (Pusaka) Provinsi Kepulauan Riau di Desa Niur Permai Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Selasa (12/1) petang.

Kepri.info – Sekretaris Daerah H. T.S. Arif Fadilah mengatakan kaligrafi merupakan salah satu bidang seni yang sejak lama dikenal dan dikembangkan. Selain mengandung unsur keindahan, seni kaligrafi dapat menjadi salah satu sarana syi’ar Islam.

“Untuk itulah seni kaligrafi, termasuk juga Khat menjadi salah satu cabang yang dilombakan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an,” ungkap Arif saat meresmikan Pusat Kaligrafi Al Qur’an (Pusaka) Provinsi Kepulauan Riau di Desa Niur Permai Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Selasa (12/1) petang.

Menurut Arif, Pemerintah hadir diresmikannya Pusat Kaligrafi ini sekaligus menjadi ikon baru bagi Provinsi Kepulauan Riau. Dimana selama ini Kepri sudah dikenal melalui wisata sejarah dan budaya, yang juga identik dengan dunia Islam.

Pusat Kaligrafi Alquran Jadi Ikon Baru Kepri

Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadilah foto bareng saat meresmikan Pusat Kaligrafi Al Qur’an (Pusaka) Provinsi Kepulauan Riau di Desa Niur Permai Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Selasa (12/1) petang.

“Kehadiran kami di sini, selain mewakili Pemerintah juga sebagai bagian dari umat muslim yang turut memanjatkan syukur atas Peresmian Pusat Kaligrafi yang ada diKepulauan Riau,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arif menjelaskan seiring perkembangan zaman, hal tersebut juga dapat menjadi pengingat agar semua terus mempelajari Al Qur’an beserta maknanya, serta mengimplementasikan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan kecintaan kita kepada Al-Quran sebagai kalam Illahi, Insya Allah tidak akan mudah tergerus oleh waktu dan semoga kita semua senantiasa diberikan hidayah untuk mengantarkan anak-anak kita menuntut ilmu agama secara Kaffah,” terangnya.

Terakhir, jadikan pendidikan tersebut sebagai sarana edukasi bagi generasi muda Kepulauan Riau, sarana informasi baik bagi masyarakat serta sebagai sarana wisata religi.

“Maka Pusat Kaligrafi ini dapat menjadi pendidikan bekal diakhirat nantinya dan dukungan pusat wisata religi yang ada di Kepulauan Riau,” tutup Arif.

Sementara itu, Ketua Pusat Kaligrafi Al Qur’an Provinsi Kepulauan Riau Alimudin menyampaikan Kaligrafi sudah terkenal di Dunia, Nasional bahkan Kepulauan Riau. Kaligrafi tersebut dikenalkan pertama masuk dalam lomba MTQ sejak 1981 diAceh yang sifatnya sayembara.

Pusat Kaligrafi Alquran Jadi Ikon Baru Kepri

Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadilah menandatangani prasasti menyampaikan pada peresmian Pusat Kaligrafi Al Qur’an (Pusaka) Provinsi Kepulauan Riau di Desa Niur Permai Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Selasa (12/1) petang.

“Kata Kaligrafi bagi kita tidak asing lagi, pada MTQ Nasional tahun 1985 diPontianak Kaligrafi diperlombakan tapi tidak mendapatkan nilai baru eksibisi. Sedangkan MTQ Nasional diLampung pada tahun 1988 barulah Kaligrafi masuk dalam perlombaan dan ditentukan dalam nilai,” kata Alimudin.

Disamping itu, Alimudin menjelaskan Pusat Kaligrafi Al Qur’an dibentuk salah satu dasarnya adalah bagaimana Kaligrafi ini memberikan harum nama Kepulauan Riau, padahal cabang Kaligrafi punya nilai 40 poin

“Agar kita bisa bersaing ditingkat nasional, dasar inilah lembaga ini berdiri dan poinnya yang luar biasa tinggi sementara orang asik dengan Tilawah dan Tahfizh,” jelasnya.

Alimudin juga mengapresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang telah memberi dukungan luar biasa kepada Yayasan Kaligrafi Al Qur’an sehingga semakin maju dan semangat.

“Dan terima kasih yang setingginya kesemua pihak yang sudah menjambatani dengan terbentuknya Pusat Kaligrafi Al Qur’an ini,” tambahnya.

Pusat Kaligrafi Alquran Jadi Ikon Baru KepriHadir pada kesempatan tersebut Kadis PMD Capil Sardison, Staf Ahli Kesra yang juga sebagai Direktur Quran Center Mahadi Rahman, Ketua Harian LPTQ H. Azhar Hasyim, Camat Moro Khaidir, Ketua Yayasan Kaligrafi Al Qur’an Somad, Kepala Desa Niur Permai Rajab beserta Tamu undangan lainnya.

Penulis dan Foto: Tim Advetorial/Humasprov Kepri
Editor: Alansyari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

9 September 2026 - 13:24 WIB

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

Labkesmas Kepri Dibangun Rp18 Miliar, Kemendagri Verifikasi Kesiapan Kelembagaan

9 September 2026 - 09:32 WIB

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat sistem kesehatan masyarakat di tengah kondisi geografis daerah yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan.

Polemik Bazar Festival Mooncake 2026 Memanas, Ketua Panitia: Kalau Mau Demo, Demolah!

2 September 2026 - 21:10 WIB

Polemik Bazar Festival Mooncake 2026 Memanas, Ketua Panitia: Kalau Mau Demo, Demolah!

Jamintel Kejagung RI Hadiri Pengukuhan ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Kepri di Bintan

26 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Jamintel Kejagung RI Hadiri Pengukuhan ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Kepri di Bintan

Dari Aceh hingga Papua, Sucofindo Salurkan 70 Bantuan CSR, Bintan Terima Sumur Bor

25 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Dari Aceh hingga Papua, Sucofindo Salurkan 70 Bantuan CSR, Bintan Terima Sumur Bor
Trending di Kepri