Menu ✖

Mode Gelap

Kepri

Satpol PP Tanjungpinang Tertibkan Pedagang Kaki Lima di Bintan Center

badge-check


					Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang saat melakukan penertiban terhadap para pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan kawasan Bintan Center, Kamis (10/7/2025). (Nzl) Perbesar

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang saat melakukan penertiban terhadap para pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan kawasan Bintan Center, Kamis (10/7/2025). (Nzl)

TANJUNGPINANG, Kepri.info – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang melakukan penertiban terhadap para pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan kawasan Bintan Center.

Sebanyak 36 pedagang ditertibkan dan diarahkan masuk ke area pasar yang telah disediakan.

Sekretaris Satpol PP Tanjungpinang, Fery Andana, mengatakan bahwa penertiban ini dilakukan secara persuasif dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan berlaku.

“Tiga bulan sebelumnya, kami juga telah melakulan kegiatan yang sama jadi ini bukanlah yang pertama,” ujarnya.

Menurut Fery, tujuan dari langkah ini untuk memindahkan para pedagang yang berjualan di trotoar jalan ke lokasi yang lebih memadai.

“Lokasi yang disediakan saat ini lebih baik, di lengkapi dengan atap sehingga dagangan terlindungi dari hujan. Bahkan biaya sewa tempat telah di turunkan berkat Komunikasi langsung kepada bapak Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah,” ucapnya saat diwawancarai awak media, Kamis (10/7/2025).

Meski begitu, Fery mengakui ada sejumlah keluhan dari para pedagang, bukan soal lokasi, melainkan soal fasilitas tempat yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan.

Selain itu, beberapa pedagang sempat merasa keberatan dengan biaya sewa. Namun, persoalan itu berhasil diredam setelah negosiasi dengan pengelola.

“Pada akhirnya, para pedagang mau masuk kembali ke dalam area pasar karena mereka melihat ada itikad baik dari pemerintah,” tambahnya.

Ferry juga menekankan bahwa jika ada pedagang yang berjuala diluar, maka itu akan merugikan keseimbangan pasar.

“Jika beberapa pedagang masih memilih berjualan di luar, maka pembeli akan beralih ke sana, sehingga tidak adil bagi pedagang yang telah mematuhi aturan. Oleh karena itu, kami akan menindak pelanggaran sesuai dengan Perda, dengan sanksi maksimal berupa pidana,” tegasnya. (Nzl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani Siap Luncurkan Buku “Ilmu Jurnalistik dalam Al-Qur’an

30 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani Siap Luncurkan Buku "Ilmu Jurnalistik dalam Al-Qur'an

Mulai 1 November 2026, Bandara Raja Haji Fisabilillah Sesuaikan Tarif Parkir Lengkap dengan Peningkatan Fasilitas Cashless

29 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Mulai 1 November 2026, Bandara Raja Haji Fisabilillah Sesuaikan Tarif Parkir Lengkap dengan Peningkatan Fasilitas Cashless

Tanah Dikuasai Belasan Tahun Tiba-tiba Masuk Sertifikat Orang Lain, Batas Tanah Berubah Setelah Sertifikat Terbit

29 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Tanah Dikuasai Belasan Tahun Tiba-tiba Masuk Sertifikat Orang Lain, Batas Tanah Berubah Setelah Sertifikat Terbit

Dorong Minat Baca, Bandara Raja Haji Fisabilillah Salurkan 94 Buku Bacaan Anak ke Perpustakaan Provinsi Kepri

29 Oktober 2026 - 01:56 WIB

Dorong Minat Baca, Bandara Raja Haji Fisabilillah Salurkan 94 Buku Bacaan Anak ke Perpustakaan Provinsi Kepri

Masjid Agung Al Hikmah: Warisan Sejarah Umat, Masyarakat Minta Kejelasan Tata Kelola dan Status Hukum Yayasan

28 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Masjid Agung Al Hikmah: Warisan Sejarah Umat, Masyarakat Minta Kejelasan Tata Kelola dan Status Hukum Yayasan
Trending di Tanjungpinang