Menu

Mode Gelap

Kepri

Tantangan Pendidikan di Perbatasan: Natuna Butuh Akses Digital dan Sarana yang Memadai

badge-check


					Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menghadiri kegiatan seminar pendidikan, Jumat (13/9/2024)-Hendrik Perbesar

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menghadiri kegiatan seminar pendidikan, Jumat (13/9/2024)-Hendrik

Tantangan Pendidikan di Perbatasan: Natuna Butuh Akses Digital dan Sarana yang Memadai

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menghadiri kegiatan seminar pendidikan, Jumat (13/9/2024)-Hendrik

 

NATUNA,Kepri.info – Penerus Negeri Kepulauan Riau gelar seminar pendidikan yang dihadiri Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad di Natuna dan dihadiri 500 lebih anak-anak muda, Jumat (13/9/2024).

Ketua DPW Penerus Negeri Kepri, Alfi Riyan Syafutra mengatakan bahwa pendidikan sangat penting untuk wilayah perbatasan.

“Seperti yang kita ketahui kepri memiliki 2.408 pulau, 370 Pulau Berpenghuni, dan 1.405 Pulau Tidak Berpenghuni, Kepri memiliki 22 Titik terluar yang berbatasan dengan negara tetangga, perihal pendidikan sangat penting diperbatasan dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia yang unggul kemajuan kepri kedepan”, Ucapnya.

Menurutnya, aktifitas belajar mengajar para siswa-siswi di perbatasan Natuna ini masih harus diperhatikan, mulai dari akses kelas, akses digital, pemahaman internet, transportasi penunjang, dan juga akses lain nya yang penting Untuk menjalankan proses mengenyam pendidikan di era disrupsi perkembangan teknologi digital.

“Ketika akan menjalankan proses pembelajaran anak perbatasan agak sedikit berbeda dengan anak anak diperkotaan. Mulai dari transportasi, konsumsi buku, kualitas sarana prasarana dan kualitas guru”, katanya.

Ia berharap anak-anak perbatasan dapat diperhatikan agar  bisa mendapatkan akses pendidikan yang sama seperti anak anak Kepri lain nya.

“Penerus Negeri Kepri mengapresiasi program pendidikan pak Ansar yang bisa menjawab keterbatasan yang saat ini dialami oleh para siswa dengan program SPP Gratis, Baju Seragam Gratis, sehingga siswa bisa belajar dengan tenang dan baik,” pungkasnya.

Ia mengungkapkan bahwa anak perbatasan tidak kalah saing dengan anak perkotaan, apa lagi dari segi konsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

“Padahal anak anak perbatasan khususnya Natuna itu cerdas cerdas dan pintar karena mereka mengkonsumsi makanan ikan yang segar, yang didalam terdapat gizi yang sehat, kita yakin anak perbatasan tidak kalah bersaing dengan anak perkotaan, suatu saat kita akan melihat ada anak dari perbatasan Natuna ini menjadi orang hebat di Kepri dan republik ini. ,” tutupnya.(rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kemendagri Apresiasi Komitmen Pemprov Kepri Wujudkan Posyandu Enam Bidang SPM

23 Juli 2026 - 10:01 WIB

Kemendagri Apresiasi Komitmen Pemprov Kepri Wujudkan Posyandu Enam Bidang SPM

Seluruh Fraksi DPRD Kepri Setujui Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Dibahas Lanjut

21 Juli 2026 - 09:24 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Riau dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah

Ribuan Warga Tanjungpinang Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Gubernur Ansar, Spanyol Keluar Sebagai Juara

20 Juli 2026 - 08:34 WIB

Ribuan masyarakat Tanjungpinang memadati kawasan Median Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah untuk mengikuti kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Bola Gembira Piala Dunia 2026 partai final antara Spanyol melawan Argentina yang digelar bersama Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad, Senin (20/7/2026).

Kepri Rampungkan Peta Potensi Investasi di Enam Daerah, DPMPTSP Dorong Pemerataan Investasi

16 Juli 2026 - 09:41 WIB

Kepala DPMPTS Kepri, Hasfarizal Handra saat menyampaikan sambutan

PMII Desak Polda Kepri dan Ombudsman Usut Dugaan Penimbunan Minyakita di Bintan

14 Juli 2026 - 16:30 WIB

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Tanjungpinang-Bintan
Trending di Hukrim