Menu

Mode Gelap

Kepri

Ansar Beri Kuliah Umum di Polibatam, Sekaligus Teken MoU tentang Potensi Energi Baru Terbarukan

badge-check


					Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad berfoto bersama mahasiswa politekni negeri Batam,  Rabu (18/09/2024)-Diskominfo Kepri Perbesar

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad berfoto bersama mahasiswa politekni negeri Batam, Rabu (18/09/2024)-Diskominfo Kepri

Ansar Beri Kuliah Umum di Polibatam, Sekaligus Teken MoU tentang Potensi Energi Baru Terbarukan

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad berfoto bersama mahasiswa politekni negeri Batam, Rabu (18/09/2024)-Diskominfo Kepri

 

BATAM,Kepri.info – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa Politeknik Negeri Batam yang bertempat di Ruang Auditorium Politeknik Negeri Batam, Rabu (18/9).

Gubernur Ansar juga pada kesempatan itu menandatangani kerja sama antara Politeknik Negeri Batam dan Pemprov Kepri tentang Potensi Energi Baru Terbarukan jenis tenaga surya yang mencapai 7.763 MW. Sedangkan yang telah termanfaatkan baru mencapai 39,50 MW.

Padahal, menurut Gubernur dari besarnya potensi energi baru terbarukan tersebut, masih ada potensi energi jenis lain seperti biomassa, biogas, angin, mikrohidro, hingga energi gelombang laut yang sejauh ini belum termanfaatkan.

“Dari kerja sama ini, kita berharap nanti bisa dilakukan studi pemanfaatan energi baru terbarukan dan konservasi energi antara Pemprov Kepri dan Politeknik Negeri Batam,” kata Gubernur Ansar usai menandatangani perjanjian MoU.

Gubernur Ansar mengawali kuliah umumnya dengan mengajak semua mahasiswa untuk benar-benar memanfaatkan waktu belajar sebaik mungkin, karena keseriusan dalam menuntut ilmu akan menentukan hasil akhir dalam belajar.

“Apalagi anak-anak Bapak semua, kalian adalah generasi masa depan yang akan menentukan arah dan laju pembangunan menyongsong Indonesia Emas 2045 nanti. Karenanya, teruslah semangat dan sungguh-sungguh dalam belajar,” pesannya.

Gubernur Ansar juga tak lupa menyampaikan program pembangunan yang telah dan akan dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri, yang perlu diketahui dan bisa dimanfaatkan. Salah satunya adalah program beasiswa untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

“Apalagi tahun ini kita telah menganggarkan alokasi beasiswa untuk mahasiswa berprestasi dan mahasiswa kurang mampu yang mencapai Rp4,5 miliar untuk 1.500 penerima, dengan masing-masing menerima Rp3 juta,” jelasnya.

Dalam suasana penuh keakraban, Gubernur Ansar terus memotivasi para mahasiswa untuk selalu optimis dengan kemampuan diri dan meraih setiap peluang guna meraih masa depan yang gemilang. (rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

KRI Beladau-643 Kawal Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Distribusikan Uang Layak Edar ke Pulau Terluar Kepri

11 Juli 2026 - 10:22 WIB

KRI Beladau-643 dari jajaran Komando Armada (Koarmada) I berhasil menyelesaikan misi pengamanan dan dukungan pelayaran dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang diselenggarakan Bank Indonesia di wilayah Kepulauan Riau.

Polda Kepri dan KPID Perkuat Sinergi Cegah Hoaks dan Wujudkan Penyiaran Sehat

9 Juli 2026 - 17:07 WIB

Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepri memperkuat sinergi dalam menciptakan iklim penyiaran yang sehat sekaligus mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kepulauan Riau.

Ansar Targetkan Redistribusi 3.000 Hektare Lahan HPL di Bintan Jadi Prioritas Reforma Agraria Kepri 2026

8 Juli 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad membuka Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kepri Tahun 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (7/7/2026).

DPMPTSP Kepri Bekali Pelaku Usaha Teknik Pelaporan LKPM

6 Juli 2026 - 16:43 WIB

Sekretaris DPMPTSP Kepri, Joni Hendra Putra

Pokja ULP Kepri Tegaskan Pengguguran CV Nabila Permata pada Tender Renovasi Gedung Pemprov Sesuai Aturan

6 Juli 2026 - 16:13 WIB

Pokja menyatakan pengguguran peserta didasarkan pada hasil klarifikasi personel, bukan persoalan mobil crane atau uji KIR.
Trending di Kepri