Menu

Mode Gelap

Kepri

Februari 2022 Pasang Ring Jantung Sudah Bisa Dilakukan RSUD RAT Tanjungpinang

badge-check


					Februari 2022 Pasang Ring Jantung Sudah Bisa Dilakukan RSUD RAT Tanjungpinang Perbesar

 

*RS Harapan Kita dan RSUD Raja Ahmad Thabib Teken MoU

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menegaskan, jika tidak ada aral melintang, mulai Februari atau Maret tahun 2022 operasi pemasangan ring jantung sudah bisa dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib (RAT) KM.8 atas, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Selain itu, selanjutnya mulai April 2022, RSUD RAT akan membuka pelayanan operasi penyakit dalam secara terbuka untuk 10 jenis penyakit dengan pelayanan operasi jantung yang diutamakan.

“Ini merupakan salah satu bentuk terobosan yang kita lakukan. Banyak sekali masyarakat yang mengeluh karena selama ini pasien penyakit jantung harus di rujuk ke Jakarta dan bahkan ada yang keluar negeri. Mereka keluar biaya akomodasi dan transportasi yang tidak sedikit, belum lagi biaya berobatnya. Dengan adanya pelayanan penyakit jantung di Rumah Sakit Ahmad Thabib ini semoga memudahkan masyarakat Kepri yang akan berobat,” kata Ansar Ahmad, Selasa (30/11).

Februari 2022 Pasang Ring Jantung Sudah Bisa Dilakukan RSUD RAT Tanjungpinang

 

Untuk peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD RAT, terutama untuk penyakit jantung, hari ini telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Badan Layanan Umum Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (BLU-RSJPDHK) dengan Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Thabib (RSUD RAT) Provinsi Kepulauan Riau di Jakarta.

Kerja sama antara rumah sakit pusat rujukan nasional untuk penyakit jantung dan pembuluh darah dengan rumah sakit milik Pemprov Kepri ini meliputi Jejaring Rujukan Pelayanan, Pengembangan Layanan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Serta Penelitian di Bidang Jantung dan Pembuluh Darah.

Ansar Ahmad berharap dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini maka pelayanan kesehatan jantung terpadu di Kepri dapat terwujud. Apalagi RSUD RAT saat ini merupakan Rumah Sakit Tipe B di regional 3 dan merupakan Rumah Sakit Rujukan bagi masyarakat Kepri.

Dilanjutkan oleh mantan anggota DPR RI ini bahwa pertimbangan geografis dan keterbatasan akses fasilitas layanan jantung di Batam yang masih melalui jalur laut menjadi salah satu pertimbangan dibutuhkan pelayanan jantung terpadu di RSUD Raja Ahmad Tabib.

“Kita ini daerah kelautan, akses kita kemana-mana harus menggunakan transportasi laut. Sementara kondisi laut sangat bergantung dengan cuaca. Maka dari itu, kita pandang ini menjadi masalah dan perlu kita cari solusinya Bersama-sama. Dan alhamdulillah MoU, mulai 2022 kita sudah melayani operasi terbuka untuk 10 jenis penyakit dalam, termasuk operasi dan pasang ring jantung,” kata mantan Bupati Bintan ini.

Berdasarkan data, lanjut Ansar, jumlah kasus penyakit jantung koroner cukup tinggi di Kepri, yakni 50-60 persen kunjungan rawat jalan dan 60-70 persennya kunjungan rawat inap. Sehingga dengan tersedianya pelayanan jantung terpadu ini nantinya dapat mempermudah masyarakat Kepulauan Riau menjangkau pelayanan ini.

Namun, lanjut Ansar, dalam proses menuju harapan ini, masih banyak poin-poin yang harus dibenahi dan dipenuhi. Terutama dalam hal ketersediaan tenaga dokter spesialis dan tenaga pendukung, sarana dan prasarana serta akses menuju fasilitas tersebut.

“Kita akan mendukung penuh proses kerjasama ini. Dan saya sangat berterima kasih karena dengan adanya kerjasama dalam pelayanan jantung ini diharapkan dapat membantu terwujudnya pelayanan jantung terpadu yang prima di Kepri” ungkapnya.

Februari 2022 Pasang Ring Jantung Sudah Bisa Dilakukan RSUD RAT Tanjungpinang

 

Penandatanganan perjanjian kerjasama ini juga masih dalam suasana perayaan HUT RS Harapan Kita yang ke-36 pada tanggal 9 November lalu. Hadir dalam kesempatan ini Dewan Direksi dari kedua rumah sakit. Sedangkan kerjasama yang akan dilakukan nantinya meliputi rujukan dalam bidang pelayanan kesehatan jantung dan pembuluh darah, pengembangan SDM RSUD RAT meliputi pendidikan atau pelatihan dalam bidang jantung dan pembuluh darah, pengembangan layanan diagnostik invasif dan intervensi non bedah dalam bidang jantung dan pembuluh darah, pengembangan pelayanan bedah jantung dan pembuluh darah serta penelitian dalam bidang jantung dan pembuluh darah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

KRI Beladau-643 Kawal Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Distribusikan Uang Layak Edar ke Pulau Terluar Kepri

11 Juli 2026 - 10:22 WIB

KRI Beladau-643 dari jajaran Komando Armada (Koarmada) I berhasil menyelesaikan misi pengamanan dan dukungan pelayaran dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang diselenggarakan Bank Indonesia di wilayah Kepulauan Riau.

Polda Kepri dan KPID Perkuat Sinergi Cegah Hoaks dan Wujudkan Penyiaran Sehat

9 Juli 2026 - 17:07 WIB

Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepri memperkuat sinergi dalam menciptakan iklim penyiaran yang sehat sekaligus mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kepulauan Riau.

Ansar Targetkan Redistribusi 3.000 Hektare Lahan HPL di Bintan Jadi Prioritas Reforma Agraria Kepri 2026

8 Juli 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad membuka Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kepri Tahun 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (7/7/2026).

DPMPTSP Kepri Bekali Pelaku Usaha Teknik Pelaporan LKPM

6 Juli 2026 - 16:43 WIB

Sekretaris DPMPTSP Kepri, Joni Hendra Putra

Pokja ULP Kepri Tegaskan Pengguguran CV Nabila Permata pada Tender Renovasi Gedung Pemprov Sesuai Aturan

6 Juli 2026 - 16:13 WIB

Pokja menyatakan pengguguran peserta didasarkan pada hasil klarifikasi personel, bukan persoalan mobil crane atau uji KIR.
Trending di Kepri