Menu

Mode Gelap

Kepri

Gubernur Tampung Keluh Kesah Kepala SMK se-Kabupaten Karimun

badge-check


					Gubernur Tampung Keluh Kesah Kepala SMK se-Kabupaten Karimun Perbesar

 

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menyampaikan bahwa ia sudah mengerti mekanisme referensi atau pemilihan perusahaan untuk siswa siswi lulusan SMK se-Kabupaten Karimun. Menurut Gubernur Ansar yang terpenting adalah implementasi nantinya.

“Nanti akan kita tugaskan Dinas Tenaga Kerja Provinsi bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun, kita undang untuk membahas hal ini serta hal-hal penting lain yang mereka butuhkan” kata Gubernur Ansar saat menghadiri pertemuan dengan perwakilan Kepala SMK se-Kabupaten Karimun di Rumah Dinas Bupati Karimun, Rabu (13/10).

Turut hadir pada pertemuan ini Bupati Karimun Aunur Rofiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Plt. Sekda Kepri Ir. Lamidi serta sejumlah anggota DPRD Kepri, kepala OPD terkait dan para kepala sekolah SMK, baik negeri maupun swasta.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Ansar mendengarkan hambatan-hambatan dalam pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar di SMK dari para perwakilan Kepala SMK se-Kabupaten Karimun. Termasuk mendengarkan terkait berbagai kebutuhan  yang mereka utarakan.

“Untuk kebutuhan-kebutuhan di SMK, kendalanya sekarang adalah dengan penggunaan SIPD dari Kemendagri maka kebutuhan-kebutuhan mesti awal-awal disampaikan, karena kita entri dulu ke SIPD, kalau sekarang entrinya harus kita bongkar lagi” ujar Gubernur Ansar.

Selanjutnya Gubernur meminta agar setiap SMK di Karimun mempersiapkan dengan matang segala kebutuhan dan bentuk kerja sama dengan perusahaan-perusahaan tempat magang pelajar SMK. Dan Pemprov Kepri siap untuk memfasilitasi terkait hal ini.

“Jika bentuk kerja samanya sudah jelas, akan kita fasilitasi sampai selesai. Yang penting sudah jelas bentuk kerja sama yang diinginkan seperti apa” ungkap Gubernur.

Menurut Gubernur Ansar salah satu contoh kerja sama SMK dengan perusahaan tersebut adalah dalam bentuk upgrading capacity building SDM.

“Kalau untuk kerjasama dalam bentuk praktek kerja lapangan atau on the job training saya kira tidak sulit untuk dilakukan. Dan Pemprov Kepri akan memfasilitasi” katanya.

Di tahun 2022 nanti, Pemprov Kepri telah menganggarkan untuk perubahan rumah singgah TKI untuk dijadikan workshop. Dengan peralatan penunjangnya dari Kementerian Tenaga Kerja.

“Ini akan digunakan agar lebih mengembangkan kompetensi lulusan-lulusan SMK nantinya” Pungkas Gubernur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

9 September 2026 - 13:24 WIB

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

Labkesmas Kepri Dibangun Rp18 Miliar, Kemendagri Verifikasi Kesiapan Kelembagaan

9 September 2026 - 09:32 WIB

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat sistem kesehatan masyarakat di tengah kondisi geografis daerah yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan.

Polemik Bazar Festival Mooncake 2026 Memanas, Ketua Panitia: Kalau Mau Demo, Demolah!

2 September 2026 - 21:10 WIB

Polemik Bazar Festival Mooncake 2026 Memanas, Ketua Panitia: Kalau Mau Demo, Demolah!

Jamintel Kejagung RI Hadiri Pengukuhan ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Kepri di Bintan

26 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Jamintel Kejagung RI Hadiri Pengukuhan ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Kepri di Bintan

Dari Aceh hingga Papua, Sucofindo Salurkan 70 Bantuan CSR, Bintan Terima Sumur Bor

25 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Dari Aceh hingga Papua, Sucofindo Salurkan 70 Bantuan CSR, Bintan Terima Sumur Bor
Trending di Kepri