Menu

Mode Gelap

Kepri

Pemprov Kepri Makin Serius Tangani Stunting

badge-check


					Pemprov Kepri Makin Serius Tangani Stunting Perbesar

Pemprov Kepri Makin Serius Tangani StuntingKepri.info – Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin menyebutkan Pemerintah Provinsi Kepri masih terus fokus dalam upaya penanganan stunting (gagal tumbuh) di Provinsi Kepri. Meski sudah mendapatkan penghargaan, ke depan Pemprov Kepri akan melibatkan lebih banyak lagi OPD (Organisasi Perangkat Daerah), masyarakat dan pihak swasta.

“Menangani stunting ini bukan perkara mudah. Apalagi di saat pandemi Covid-19 karena seluruh sumber daya APBD dan APBN difokuskan untuk menangani Covid-19, namun tetap tidak bisa mengabaikan penanganan stunting,” ujar Bahtiar.

Bahtiar hadir dalam acara Workshop Penguatan Kelembagaan, Pemantauan, Benchmarking, dan Pembelajaran Antar Daerah Dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi, Kamis (26/11) di Hotel SwissBell Batam. Acara tersebut diselenggarakan Direktorat Jendral Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Hari Nur Cahaya Murni hadir langsung pada acara itu.

Bahtiar mengungkapkan mengurus kesehatan masyarakat, seperti stunting di masa pandemi Covid-19 ini bukan pekerjaan yang mudah. Pada waktu yang sama pemerintah harus  juga membagi perhatian dan juga anggaran agar penanganan  keduanya bisa berjalan dengan baik.

Meski Pemprov Kepri Tahun 2019  meraih penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik yang berhasil menangani stunting, namun tidak membuat Kepri lengah dalam penanganan stunting. Kedepan Pemprov Kepri akan melibatkan lebih banyak lagi OPD (Organisasi Perangkat Daerah), masyarakat dan pihak swasta.

“Penanganan stunting di Kepri sudah dimulai tahun 2011 sejak pemerintah pusat menetapkan stunting sebagai masalah nasional. Setelah itu Kepri mulai melakukan langkah-langkah penanganan dengan mengadakan program dokter keluarga,” tukasnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Hari Nur Cahaya Murni memegaskan keberhasilan upaya penuruman prevalensi stunting membutuhkan keseriusan dan komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan melibatkan kerja sama multisektor yang terintegrasi.

“Dengan sepeti ini generasi cerdas bisa terwujud,” tutupnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kepri Mohammada Bisri, Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhammad Dalli, Kepala Dinas Perhubungan Kepri Junaidi, Kesbangpol Kepri Lamidi, Asisten 2 Ekonomi Pembangunan Kepri Mariani Eko Wati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

KRI Beladau-643 Kawal Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Distribusikan Uang Layak Edar ke Pulau Terluar Kepri

11 Juli 2026 - 10:22 WIB

KRI Beladau-643 dari jajaran Komando Armada (Koarmada) I berhasil menyelesaikan misi pengamanan dan dukungan pelayaran dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang diselenggarakan Bank Indonesia di wilayah Kepulauan Riau.

Polda Kepri dan KPID Perkuat Sinergi Cegah Hoaks dan Wujudkan Penyiaran Sehat

9 Juli 2026 - 17:07 WIB

Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepri memperkuat sinergi dalam menciptakan iklim penyiaran yang sehat sekaligus mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kepulauan Riau.

Ansar Targetkan Redistribusi 3.000 Hektare Lahan HPL di Bintan Jadi Prioritas Reforma Agraria Kepri 2026

8 Juli 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad membuka Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kepri Tahun 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (7/7/2026).

DPMPTSP Kepri Bekali Pelaku Usaha Teknik Pelaporan LKPM

6 Juli 2026 - 16:43 WIB

Sekretaris DPMPTSP Kepri, Joni Hendra Putra

Pokja ULP Kepri Tegaskan Pengguguran CV Nabila Permata pada Tender Renovasi Gedung Pemprov Sesuai Aturan

6 Juli 2026 - 16:13 WIB

Pokja menyatakan pengguguran peserta didasarkan pada hasil klarifikasi personel, bukan persoalan mobil crane atau uji KIR.
Trending di Kepri